Connect With Us

Begini Cara Dinkes Mengantisipasi Penyebaran Virus Corona di Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 3 Maret 2020 | 13:42

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni saat di ruangannya. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan merespons cepat adanya penyebaran virus Corona (COVID-19) yang mulai dikhawatirkan masyarakat. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, kewaspadaan itu telah dilakukan, terhitung sejak Februari lalu. 

"Saat itu sudah menyiapkan kewaspadaan lini ke Puskesmas, nah ini tindak lanjut," kata Deden di kantornya, Selasa (3/3/2020).

Deden melanjutkan, dengan berjalannya waktu kewaspadaan pun mulai ditingkatkan, terlebih saat Presiden Joko Widodo memberikan pernyataannya bahwa terdapat warga Depok yang positif terinfeksi virus Corona, Senin (2/3/2020) pagi. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, saat ini, RSU Tangsel telah menyediakan ruang isolasi transit sementara guna menampung pasien yang diduga atau memiliki gejala yang sama seperti terjangkitnya virus Corona. 

"Karena memang terbatas (fasilitasnya) tentu tidak banyak yang disiapkan. Ini berfungsi sebagai antisipasi," katanya. 

Selain itu, kata Deden, pihaknya juga akan menyiapkan fasilitas lainnya.

"Kita juga siapkan petugas dan ambulans untuk merujuk pasien, bila ada yang terjadi (suspect) di Tangsel," tuturnya. 

Nantinya, lanjut Deden, petugas medis itu akan bersiaga selama 24 jam. 

"Di rumah sakit tentunya,  dan di Dinkes juga ada tim yang siaga.  Jadi  bisa dikontak langsung.  Kami akan mendatangi pasien masayarakat yang membutuhkan," terangnya. 

Upaya lainnya, tambahnya, yakni dengan menyediakan ambulans khusus untuk menjemput masyarakat yang diduga suspect Corona. 

"Ada upaya untuk kita melakukan hal itu. Namun nanti kita persiapkan dulu untuk mobil ambulans-nya. Karena untuk menangani itu harus ada mobil ambulans khusus," terangnya. 

Ia mengatakan, bagi Dinkes, saat ini yang terpenting adalah meminimalisir kepanikan masyarakat terkait kabar penyebaran virus Corona tersebut. 

"Yang penting adalah mengurangi kepanikan warga. Caranya kita edukasi, sampaikan dan kami juga buka pelayanan untuk konsultasi," tutup Deden. (RAZ/RAC)

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill