Connect With Us

Pilkada Tangsel, Pengamat Pertanyakan Kredibilitas Konvensi PSI

Mohamad Romli | Minggu, 15 Maret 2020 | 11:20

Ilustrasi Pilkada. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kredibilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dipertaruhkan dalam Pilkada Tangsel. Hal itu karena munculnya klaim Muhammad, bakal calon Wali Kota Tangerang Selatan yang mengaku telah mendapatkan dukungan PSI ditengah proses konvensi yang belum selesai.

Pengamat politik dan kebijakan publik Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang Miftahul Adib menilai, klaim Muhammad tersebut tidak mungkin tanpa alasan.

Meski kabar tersebut telah dibantah Ketua Konvensi PSI Isyana Bagoes Oka melalui pesan singkat kepada para peserta konvensi, namun Adib memiliki pandangan lain.

"Pertama, teori sederhana, tak ada asap kalau tak ada api. Ketika Muhammad berani klaim dukungan, berarti diduga sudah ada deal politik PSI. Kan mudah, enggak mungkin juga Muhammad asbun (asal bicara). Ini kan soal reputasi politik Muhammad," ungkap Adib kepada TangerangNews, Minggu (15/3/2020).

Ia menduga, klaim Muhammad menjadi isyarat ada semacam transaksional politik yang dimainkan unsur elit PSI di Tangsel. 

"Buktinya statemen Muhammad. Ini bisa semacam PSI ingin unjuk gigi ditengah hegemoni parpol yang perolehan suaranya lebih besar," katanya.

Adib pun mempertanyakan kredibilitas konvensi yang prosesnya melibatkan para tokoh yang dikenal idealis, seperti Faisal Basri.

"Wajar publik mempertanyakan kredibilitas konvensi terkait munculnya kabar tersebut, karena selama ini PSI kan selalu menggembar-gemborkan jargon terbuka, clear dan bebas transaksi politik. Nah ini yg harus dijelaskan oleh elit PSI," tegasnya.

Konvensi tersebut, kata Adib, menjadi pertaruhan PSI sebagai partai baru. Sebab, partai tersebut mendapatkan dukungan cukup baik di Tangsel, sehingga memperoleh 4 kursi di DPRD Kota Tangsel pada Pemilu 2019.

"Segmentasi pemilih PSI di Tangsel yang kebanyakan kaum urban, ingin perubahan. Pemilih PSI di Tangsel, termasuk milenial dan lain-lain, terancam meninggalkan PSI, ketika reputasi politik PSI ternyata sama saja dengan parpol yang sudah ada. Investasi dan branding politik PSI yang selama ini bagus, katakanlah begitu, akan ambyar dalam pemilu berikutnya," tegasnya lagi.

Terkait dengan klarifikasi dari DPP PSI yang membantah kabar tersebut, Denny Charter,  juru bicara Siti Nur Azizah, salah satu peserta konvensi, mengatakan, sebagai sebuah partai, PSI semestinya menggelar konferensi pers. Sebab, kabar tersebut telah santer beredar di media massa.

"Seharusnya PSI buat konferensi pers mengklarifikasi langsung, bukan lewat WA (WhatsApp), klaim dukungan sudah beredar  di media massa dan informasi persiapan deklarasi melalui pertemuan-pertemuan serius sudah beredar. Kasihan mereka yang mendaftar konvensi cuma diperalat kalau informasi ini benar," ungkap Denny.

Dikabarkan, Azizah tidak hadir dalam debat antar calon pada konvensi PSI yang digelar hari ini sebagai bentuk protes.

"Ibu Azizah memilih tidak hadir," pungkasnya. (RMI/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

PLN UID Banten Gelar Simulasi Penanganan Limbah B3, Latih Respons Cepat Kondisi Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 | 13:36

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar Simulasi Tim Tanggap Darurat Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill