Connect With Us

Ini Penjelasan Benyamin Soal Foto Airin Tak Kenakan Masker Secara Benar

Rachman Deniansyah | Rabu, 25 Maret 2020 | 15:02

Airin-Benyamin dikukuhkan Menang Pilkada Tangsel oleh MK 2011. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com- Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  Benyamin Davnie menjelaskan mengapa Airin Rachmi Diany tak mengenakan masker secara benar. Ben mengatakan, bahwa rapat tersebut digelar jauh sebelum wabah Corona (COVID-19) menyebar luas, sekitar awal Maret.  

"Ya itu rapat pertama kali sebelum gugus tugas beroperasi. Bukan kemarin," ujar Benyamin di wilayah Serpong, Rabu (25/3/2020). 

Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie saat menggelar rapat pada Selasa (25/3/2020). Foto ini beredar untuk membukatikan bahwa kondisi Airin dalam keadaan baik kesehatannya.

Lagi pula, kata Ben, menurut imbauan Kemenkes bahwa orang yang wajib mengenakan masker merupakan orang yang sakit. 

"Tapi emang masker itu digunakan untuk yang sakit sebetulnya.  Bukan yang sehat.  Kalau yang sehat tidak perlu menggunakan masker. Kalau semua yang sehat pakai masker juga, makin langka nanti," tuturnya. 

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany kini sedang menjadi pokok pembahasan oleh publik. Sebab, belakangan ini beredar foto dirinya sempat menghadiri rapat bersama dengan dua kepala daerah yang terserang virus Corona.

Meski demikian, kata Benyamin sebagai langkah preventif, begitu virus Corona menyebar masif, Pemkot Tangsel, saat ini telah diimbau kepada masyarakat dan seluruh jajarannya untuk mengenakan masker. 

Baca Juga :

 

"Kita imbau untuk menggunakan standar-standar penangkalan.  Makanya sekarang kita minta pakai masker. Sekarang kalau rapat sudah pakai masker semua," pungkas Benyamin.

Seperti diketahui, beredar foto di kalangan masyarakat bahwa Airin Rachmi Diany Wali Kota Tangsel tidak menghilang. Informasi tersebut disertakan dengan waktu, bahwa Airin sempat memimpin rapat pada Selasa (24/3/2020).  Namun, rupanya itu adalah foto lama, yakni awal Maret 2020.  “Bukan foto kemarin itu,” ujar Ben.

BANTEN
Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta

Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta

Senin, 25 Mei 2026 | 20:02

Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan sebagai modus penipuan.

KAB. TANGERANG
Industri Tekstil Banten Tertekan Produk Impor, PLN Pastikan Listrik Andal untuk Jaga Produktivitas

Industri Tekstil Banten Tertekan Produk Impor, PLN Pastikan Listrik Andal untuk Jaga Produktivitas

Selasa, 26 Mei 2026 | 10:10

PT PLN UID Banten menggelar Customer Gathering Pelanggan Industri Tekstil di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, sebagai upaya memperkuat komunikasi dengan pelaku industri tekstil di tengah tekanan ekonomi dan membanjirnya produk impor.

HIBURAN
3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

Senin, 25 Mei 2026 | 14:43

Kisah seorang pria asal Tangerang bernama Charis Nicholas Tanzil viral di media sosial setelah membagikan pengalamannya menghadapi saraf kejepit hingga nyaris mengalami kelumpuhan.

NASIONAL
Jangan Terjebak! Begini Cara Kerja Modus Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Jangan Terjebak! Begini Cara Kerja Modus Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Senin, 25 Mei 2026 | 20:32

Badan Gizi Nasional (BGN) membeberkan cara kerja penipuan modus jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhasil diungkap berdasarkan laporan masyarakat di sejumlah daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill