Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Kepergian Panji (bukan nama sebenarnya) ke Malaysia dalam rangka mengantar seorang temannya yang mengurus perpindahan kampus dari Kuala Lumpur, Malaysia ke Jakarta. Mereka tiba di sana 27 Februari 2020. Perjalanan yang direncanakan 2 hari berubah menjadi 5 hari, sebab saat mereka datang ke kampus tersebut, civitas akademik sedang melakukan kegiatan 'outing' selama dua hari (Kamis-Jumat), sehingga mereka baru bisa kembali ke kampus pada hari Senin pekan depannya.
Selama di Kuala Lumpur, Panji dan temannya diliputi ketegangan, karena Malaysia saat itu sudah mulai menyatakan diri waspada virus Corona setelah ada warganegaranya yang terkonfirmasi positif COVID-19. Semua siaran televisi dan radio pemerintah gencar menginformasikan soal virus Corona. Mereka pun hanya berdiam diri di hotel, dan hanya keluar untuk keperluan makan di restoran di dalam lingkungan hotel tersebut.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews