Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
Kepergian Panji (bukan nama sebenarnya) ke Malaysia dalam rangka mengantar seorang temannya yang mengurus perpindahan kampus dari Kuala Lumpur, Malaysia ke Jakarta. Mereka tiba di sana 27 Februari 2020. Perjalanan yang direncanakan 2 hari berubah menjadi 5 hari, sebab saat mereka datang ke kampus tersebut, civitas akademik sedang melakukan kegiatan 'outing' selama dua hari (Kamis-Jumat), sehingga mereka baru bisa kembali ke kampus pada hari Senin pekan depannya.
Selama di Kuala Lumpur, Panji dan temannya diliputi ketegangan, karena Malaysia saat itu sudah mulai menyatakan diri waspada virus Corona setelah ada warganegaranya yang terkonfirmasi positif COVID-19. Semua siaran televisi dan radio pemerintah gencar menginformasikan soal virus Corona. Mereka pun hanya berdiam diri di hotel, dan hanya keluar untuk keperluan makan di restoran di dalam lingkungan hotel tersebut.
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGPerayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews