Connect With Us

Gagah-gagahan, Tawuran Remaja di Tangsel Disiarkan Langsung di Medsos

Rachman Deniansyah | Rabu, 29 April 2020 | 19:29

Polres Tangsel mengungkap aksi kriminal kejahatan di wilayah Tangsel selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Bulan Suci Ramadan, Rabu (29/4/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Ada-ada saja perilaku remaja di Kota Tangsel ini. Bulan Ramadan dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bukan berdiam diri di rumah dan beribadah, mereka justru menggelar tawuran. Bahkan, aksi kekerasan itu mereka siarkan langsung di media sosial Instagram.

Dalam sepekan ini, sudah terjadi tiga kali bentrokan antar kelompok remaja di Tangsel.

"Motif dari pada para tersangka, yakni aktualisasi diri dan kelompoknya.  Dengan memanfaatkan situasi Ramadan dengan mengajak kelompok lain tawuran," ungkap Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan saat di Mapolres Tangsel, Rabu (29/4/2020).

Untuk menunjukkan eksistensi mereka tersebut, setiap kali tawuran, adegan kekerasan itu mereka siarkan secara langsung Instagram. Tujuannya, sebagai ajang gagah-gagahan.

"Mereka tergabung dari beberapa kelompok, sering pakai nama sesuai kesepakatan dan mengundang (tawuran) melalui media sosial, dengan saling ejek-ejekan. Kemudian berjanji melakukan tawuran. Saat tawuran mereka live (siaran langsung) di Instagram," tuturnya. 

Berdasarkan keterangan pelaku, sudah beberapa kali ini, mereka menyiarkan secara langsung aksi tawurannya tersebut dengan satu akun. Namun, dengan nama kelompok yang berubah-ubah. 

"Jadi satu akun, tapi nama kelompoknya berubah-ubah. Ada Warpol21, kemudian PBB (Warung Pak Bambang). Dari pengakuannya sudah beberapa  kali mereka lakukan live tersebut di media sosial," terang Iman. 

"Saat ini, kita juga sedang mencari kelompok lain.  Kurang lebih ada tiga sampai empat kelompok, mereka berdomisili di Tangsel," pungkas Iman.(RMI/HRU)

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill