Connect With Us

Muhamad Lolos Konvensi, Pengamat : Kredibilitas PSI Patut Dipertanyakan

Rachman Deniansyah | Rabu, 6 Mei 2020 | 15:59

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan Muhamad dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pengamat politik Universitas Islam Syekh Yusuf (Unis) Adib Miftahul kembali mempertanyakan kredibilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Hal itu menyusul diumumkannya nama Muhamad, sebagai pemenang konvensi yang diadakan PSI. 

Menurutnya, munculnya nama Muhamad sebagai pemenang telah mengingatkan sekaligus membenarkan isu yang selama ini beredar bahwa PSI memang akan mengusung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel itu di Pilkada Tangsel.

"Terkait munculnya klaim Muhamad yang bakal diusung menjadi calon Wali Kota Tangerang Selatan, saat proses konvensi belum selesai, meski isu itu sempat ditepis elit PSI. Maka dari itu kredibilitas PSI patut dipertanyakan sebagai partai yang mengusung ide baru, jujur, dan segar," ungkap Adib, Rabu (6/5/2020).

Bahkan selain itu, kata dia, ada juga klaim yang datang dari peserta konvensi atau bakal calon wali kota lainnya yang menyebut bahwa mereka telah diperalat PSI. 

Tampak lampiran hasil nilai peserta konvensi pilkada tangsel Partai Solidaritas Indonesi (PSI).

"Alasan dan pertimbangannya apa? Karena kalau mau jujur, soal kualitas, masih banyak yang lebih baik. Bisa juga PSI menggelar debat terbuka sekalian, untuk menilai hasil pemenang bukan pesanan," ucap Adib. 

Jika tidak, dikhawatirkan nantinya publik akan menilai bahwa partai baru ini tak ada bedanya dengan partai lama. 

"Toh ujungnya transaksional. Publik akan menilai ada semacam dugaan transaksional atau politik dagang sapi, yang dimainkan unsur elit PSI di Tangsel," sambungnya. 

Bahkan yang lebih mengkhawatirkan lagi, Adib menilai bahwa PSI terancam akan ditinggalkan pendukungnya. Sebab, hasil konvensi ini telah menjadi pertaruhan berat bagi PSI. 

"Investasi dan branding politik PSI yang selama ini bagus, katakanlah begitu, akan ambyar dalam pemilu berikutnya. Sebab, segmentasi pemilih PSI di Tangsel yang kebanyakan kaum urban, ingin perubahan. Nah pendukung yang ingin perubahan ini merasa tak terwakili dengan sosok Muhamad yang dikenal bagian dari rezim dinasti," pungkas Adib. (RMI/RAC)

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Antara Israel, Amerika dan Thermal Weapons

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:16

Penggunaan senjata termal dan thermobarik (thermal weapons) yang digunakan Israel, untuk menghancurkan gedung-gedung pemukiman warga Gaza Palestina, dan menyebabkan ribuan jasad warga Palestina menguap tanpa sisa

NASIONAL
Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Fenomena Working Poor, Ketika Punya Pekerjaan Tidak Mengubah Kemiskinan

Senin, 23 Februari 2026 | 15:10

Fenomena “working poor” makin mengemuka di berbagai daerah di Indonesia, menunjukkan bahwa memiliki pekerjaan tidak selalu menjamin kesejahteraan hidup.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill