Connect With Us

Kematian Basri di Serpong Tinggalkan Misteri

Redaksi | Minggu, 10 Mei 2020 | 20:35

Ilustrasi Pembunuhan (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kematian Muhammad Basri, 37 yang tewas usai dikeroyok warga di wilayah Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (8/5/2020), meninggalkan misteri.

Menurut informasi yang dihimpun, awalnya Basri tewas dikeroyok saat ia diduga hendak merampas sepeda motor seorang pemuda bernama, Raka Indrawan, 19. 

Kejadian bermula saat Basri yang saat itu diduga menghampiri Raka dan mengancam agar menyerahkan kunci sepeda motornya.

 Mendapatkan ancaman itu, Raka pun langsung teriak meminta tolong, hingga akhirnya warga mendengar dan menangkapnya. Kemudian terjadilah pengeroyokan tersebut. 

Namun versi lainnya, menyebut bahwa saat itu Basri adalah korban salah sasaran. Basri yang meninggalkan satu orang istri dan anak itu hanya berniat untuk membeli rokok pada salah satu minimarket di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, sekitar sekitar pukul 01.00-02.00 WIB.

Namun, tiba-tiba ada orang yang tak dikenal ingin merampas motor yang dikendarai Basri. Kemudian Basri bermaksud ingin mempertahankan motornya. Tetapi Basri justru diteriaki sebagai maling.

 Mendengar teriakan itu, Basri pun dikeroyok hingga babak belur, dan meninggal dunia saat mendapat perawatan di Rumah Sakit. 

Saat berada di lokasi yang diduga menjadi tempat pengeroyokan Basri TangerangNews menemui sejumlah fakta yang didapat dari penuturan warga. 

Salah satunya, yakni jam operasional dua minimarket berbeda yang ada di sekitar lokasi. Keduanya, hanya beroperasi hingga pukul 22.00 WIB. Artinya, pada saat sekitar pukul 01.00-02.00 WIB,  tak ada minimarket yang buka. 

"Ya ini cuma sampai (pukul) 22.00 WIB. Jam segitu mah udah tutup," ucap seorang pegawai minimarket yang menjadi lokasi pengeroyokan Basri, Minggu (10/5/2020). 

Usai kejadian tersebut, saat pagi harinya dia pun terkejut ketika hendak bekerja, lantaran banyak darah yang mengering di lantai minimarket tersebut. 

"Itu darah malah saya yang bersihin kemarin saat masuk pagi," imbuhnya. 

Pria yang enggan disebutkan namanya itu menyebut, bahwa sebenarnya pelaku perampasan yang kini masih menjadi misteri itu, berjumlah dua orang. Namun, salah satu diantara mereka berhasil melarikan diri. 

"Kan si begal itu berdua tadinya, yang satu kabur pakai motor. Jadi kaya direbut gitu, 'sini kuncinya, motornya sini', kaya dipalak gitu, lalu kata korbannya 'ini motor saya bang' terus pelaku seseodang yakni diduga Basri.  Terus ya begitu (dikeroyok). Dia kaburnya ke sini (minimarket). Yang satu temannya kabur naik motor," paparnya. 

Hingga saat ini, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Serpong pun masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku perampasan tersebut. 

Usai kejadian berlangsung, terdapat sejumlah barang bukti yang diamankan, yakni satu unit kunci leter T berikut dua buah mata kunci T, yang belum dipastikan pemiliknya.

"Masih kita dalami kepemilikannya (kunci T) yang ada pada pelaku atau korban," kata Kapolsek Serpong AKP Supriyanto, dikonfirmasi. 

Selain itu, polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi dan kamera pengintai yang terpasang di sekitar lokasi. 

"Proses terhadap dugaan pelaku atau korban yang ingin merampas motor masih didalami dengan pemeriksaan saksi-saksi dan CCTV," tutupnya. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Target Rebut Piala Porprov VII Banten, Bupati Tangerang Janjikan Bonus Menanti Peraih Medali

Target Rebut Piala Porprov VII Banten, Bupati Tangerang Janjikan Bonus Menanti Peraih Medali

Kamis, 5 November 2026 | 18:29

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyatakan kesiapan penuh untuk merebut kembali gelar juara umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten Tahun 2026.

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill