Connect With Us

Penulis Dee Lestari Sorot Aroma Sampah Cipeucang Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 4 Juni 2020 | 19:46

Tampak sampah di TPA Cipeucang yang telah overload dan longsor ke sungai Cisadane. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga di sekitar Tempat Pembuangan Ahkir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangsel mengeluhkan bau busuk dari tumpukan sampah. Aroma tak sedap itu makin meningkat setelah terjadi longsor dua pekan lalu.

Bahkan, Dewi Lestari atau dikenal Dee, seorang penulis dan penyanyi, yang sempat mempopulerkan novel Supernova, menyoal hal serupa.

Dee yang juga menulis Aroma Karsa, novel yang juga menceritakan kehidupan di TPA Bantar Gebang menyebut aroma tak sedap TPA Cipeucang serupa TPA di Bekasi tersebut.

"Bencana sampah di TPA Cipeucang. Hari ini BSD rasa Bantar Gebang. Buka jendela dikit langsung mabok. I can’t even begin to imagine how the river’s ecosystem is now," cuit Dee dalam akun twitternya, Senin (1/6/2020) lalu.

Hal tersebut turut dibenarkan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel Yepi Suherman.

"Memang kemarin sempat ramai di kawasan sekitar TPA bau, katanya menyengat dan bau masam," ujar Yepi kepada Tangerangnews, Kamis (4/6/2020).

Peningkatan bau busuk tersebut, salah satunya dipicu oleh sampahnya tumpukan sampah.

"Karena sampah yang dulu tertimbun di bawah, begitu longsor jadi terbuka dan menyebabkan gas metan menguap dan keluar. Jadi sampah yang tadinya tertutup lapisan sampah lainnya di atas, jadi terbuka lagi," paparnya.

Selain itu, sampah yang longsor ke sungai Cisadane, turut memicu peningkatan bau sampah tersebut.

"Begitu sampah di sungai kami keruk lagi, gas metannya keluar lagi. Karena kandungan metan masih banyak dan bercampur air. lalu uap terbawa angin," tambahnya.

Untuk meminimalisir aroma bau tersebut, Dinas Lingkungna Hidup Kota Tangsel telah melakukan sejumlah langkah.

"Kami sudah melakukan penyemprotan (pewangi) secara maksimal dari pagi, siang, dan malam. Mudah-mudahan dengan upaya itu, secara bertahap bisa menurunkan bau tersebut," harap Yepi.

Sebelumnya longsor terjadi, masyarakat di sekitar TPA Cipeucang juga mengeluhkan aroma busuk tersebut. Bahkan, aroma busuk tersebut tercium dalam jarak yang cukup jauh. (RMI/RAC)

BANTEN
PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK

NASIONAL
Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik pada 2026, Peserta Mampu Akan Bayar Lebih 

Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik pada 2026, Peserta Mampu Akan Bayar Lebih 

Senin, 13 Juli 2026 | 14:19

Pemerintah membuka peluang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan mulai tahun 2026 seiring meningkatnya beban pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill