Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan kembali merazia sejumlah tempat penginapan di wilayah Serpong, Kota Tangsel, Sabtu (27/6/2020) malam.
Kali ini, razia digelar pada tiga tempat berbeda, diantaranya di Apartemen Tree Park, Hotel Oyo, dan Hotel CitiSmart yang berlokasi di wilayah Serpong.
"Operasi tangkap tangan ini dilakukan dari pagi hingga malam hari. Kita mengamankan 42 PSK dan sembilan pasangan mesum," ucap Kepala Seksie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fakchry kepada Tangerangnews, Minggu (28/6/2020).
Operasi tangkap tangan di tiga tempat tersebut dilakukan untuk menegakkan peraturan daerah dan menegakkan kepatuhan masyarakat, selama masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Razia ini dilakukan juga berdasarkan informasi warga atas maraknya PSK yang beroperasi di hotel-hotel dan pasangan mesum," ujarnya.

Operasi tangkap tangan ini tak berhenti sampai di sini. Jajaran Satpol PP akan terus menyisir sejumlah tempat yang disinyalir dijadikan sebagai tempat prostitusi.
"Lebih lanjut Tim Gagak Hitam Satpol PP sedang melakukan proses lidik di kontrakan atau kost-an, apabila sudah mendapatkan bukti-bukti kita akan sisir kontrakan yang dijadikan tempat-tempat asusila tersebut," pungkasnya.
Razia semalam adalah razia terbesar. Paling marak petugas Satpol PP mendapati di Hotel Citimart.

Pasangan tersebut tampak kebingungan setelah petugas Satpol PP merangsek masuk, bahkan sampai lift ambrol.
Diantara PSK mengakui sedang menunggu pria hidung belang.
"Sebenarnya dari siang sudah ada info razia, saya pikir malam ini tak ada lagi. Eh, datang lagi Satpol PP, " ujar seorang wanita penjaja seks online yang mengaku bernama Nurul. .
Sementara pasangan mesum menyatakan, relatif murah dan waktu yang panjang yang ditawarkan hotel membuat dia datang ke hotel tersebut.
"Saya dari siang, jam 12 an. Harusnya check-out besok jam 12. Ini karena ada razia saya akhirnya pulang ke Pamulang. Di sini emang murah dan sudah dikenal bebas," ujar seorang pria berusia 18 tahun asal Pamulang yang terjaring razia.
Sementara itu, melalui akun IG nya. Pihak Citismart mengaku, telah berkoordinasi kepada manajemen. Pun saat ditanya apakah manajemen mengetahui bahwa hotel tersebut digunakan untuk praktek prostitusi.
"Saya sudah bicarakan dan mengadakan koordinasi dgn kepala Satpol PP, " tulisnya melalui pesan DM kepada admin TangerangNews.com. .
Sedangkan soal jumlah pihak manajemen membatahnya. "Data tidak sesuai dgn realnya," tulisnya. (RAZ/RAC)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi membentuk tim investigasi khusus guna mengusut dugaan kasus tindakan asusila yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna terhadap bawahannya
Nilai investasi di Kota Tangerang telah mencapai Rp11,73 triliun hingga semester I 2026. Angka itu sudah mencapai 77 persen dari target investasi tahun ini sebesar Rp15,15 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews