Connect With Us

 3 Hotel di Serpong Dirazia, Isinya Puluhan PSK Online 

Rachman Deniansyah | Minggu, 28 Juni 2020 | 16:40

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan kembali menggelar razia pada sejumlah tempat penginapan di wilayah Serpong, Tangsel, Sabtu (27/6/2020) malam. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan kembali merazia sejumlah tempat penginapan di wilayah Serpong, Kota Tangsel, Sabtu (27/6/2020) malam.

Kali ini, razia digelar pada tiga tempat berbeda, diantaranya di Apartemen Tree Park, Hotel Oyo, dan Hotel CitiSmart yang berlokasi di wilayah Serpong.

"Operasi tangkap tangan ini dilakukan dari pagi hingga malam hari. Kita mengamankan 42 PSK dan sembilan pasangan mesum," ucap Kepala Seksie Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fakchry kepada Tangerangnews, Minggu (28/6/2020). 

Operasi tangkap tangan di tiga tempat tersebut dilakukan untuk menegakkan peraturan daerah dan menegakkan kepatuhan masyarakat, selama masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Razia ini dilakukan juga berdasarkan informasi warga atas maraknya PSK yang beroperasi di hotel-hotel dan pasangan mesum," ujarnya.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan kembali menggelar razia pada sejumlah tempat penginapan di wilayah Serpong, Tangsel, Sabtu (27/6/2020) malam.

Operasi tangkap tangan ini tak berhenti sampai di sini. Jajaran Satpol PP akan terus menyisir sejumlah tempat yang disinyalir dijadikan sebagai tempat prostitusi.

"Lebih lanjut Tim Gagak Hitam Satpol PP sedang melakukan proses lidik di kontrakan atau kost-an, apabila sudah mendapatkan bukti-bukti kita akan sisir kontrakan yang dijadikan tempat-tempat asusila tersebut," pungkasnya.

Razia semalam adalah razia terbesar. Paling marak petugas Satpol PP mendapati di Hotel Citimart. 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan kembali menggelar razia pada sejumlah tempat penginapan di wilayah Serpong, Tangsel, Sabtu (27/6/2020) malam.

Pasangan tersebut tampak kebingungan setelah petugas Satpol PP merangsek masuk, bahkan sampai lift ambrol. 

Diantara PSK mengakui sedang menunggu pria hidung belang. 

"Sebenarnya dari siang sudah ada info razia, saya pikir malam ini tak ada lagi. Eh, datang lagi Satpol PP, " ujar seorang wanita penjaja seks online yang mengaku bernama Nurul. .

Sementara pasangan mesum menyatakan, relatif murah dan waktu yang panjang yang ditawarkan hotel membuat dia datang ke hotel tersebut.

"Saya dari siang, jam 12 an. Harusnya check-out besok jam 12. Ini karena ada razia saya akhirnya pulang ke Pamulang. Di sini emang murah dan sudah dikenal bebas," ujar seorang pria berusia 18 tahun asal Pamulang yang terjaring razia. 

Sementara itu, melalui akun IG nya. Pihak Citismart mengaku, telah berkoordinasi kepada manajemen. Pun saat ditanya apakah manajemen mengetahui bahwa hotel tersebut digunakan untuk praktek prostitusi.

"Saya sudah bicarakan dan mengadakan koordinasi dgn kepala Satpol PP, " tulisnya melalui pesan DM kepada admin TangerangNews.com. .

Sedangkan soal jumlah pihak manajemen membatahnya. "Data tidak sesuai dgn realnya," tulisnya. (RAZ/RAC)

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill