Connect With Us

Disinyalir Langgar Aturan ASN, Bawaslu Panggil Kepala Kemenag Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 1 Juli 2020 | 12:57

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kota Tangsel, Ahmad Jazuli. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan kembali mensinyalir pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. 

Atas laporan yang diterima dari masyarakat, baru-baru ini Bawaslu Kota Tangsel telah melakukan pemanggilan terhadap pihak yang diduga melakukan pelanggaran tersebut. 

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kota Tangsel, Ahmad Jazuli mengatakan, pihak terpanggil adalah Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel, Abdul Rozak.

"Dugaan menyatakan dukungan kepada salah satu bakal calon yang akan maju di Pilkada Kota Tangsel nanti," ujar Jazuli saat dikonfirmasi, Tangsel, Rabu (1/7/2020).

Pelapor memberikan bukti berupa percakapan pesan singkat yang dilakukan oleh terlapor pada sebuah grup percakapan masyarakat Tangsel.

"Masyarakat Kota Tangerang Selatan yang melapor pernyataan dukungan pribadi di grup Whatsapp masyarakat Tangerang Selatan. Dugaan mendukung salah satu bakal calon yang bakal maju di Pilkada Tangerang Selatan," paparnya.

Guna memastikan langkah selanjutnya, saat ini Bawaslu masih melakukan pendalaman dan mempelajari keterangan dari pelapor, saksi maupun terlapor.

Pihak terlapor pun juga telah memenuhi panggilan Bawaslu untuk memberikan penjelasan terkait dugaan tersebut, pada Selasa, 30 Juni 2020 kemarin.

"Kalau dugaan pelanggarannya tentang  netralitas ASN. Ketika misalnya terlapor itu syarat formil dan syarat materil sudah terpenuhi. Kemudian kita register dan diundang untuk proses klarifikasi. Apabila misalnya dari kajian diperlukan keterangan tambahan, kita bisa memanggil saksi lagi," jelasnya

Sementara itu hingga berita ini diterbitkan, Kepala Kemenag Kota Tangsel Abdul Rozak belum memberikan keterangan apapun.(RAZ/HRU)

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

TANGSEL
Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Polemik Jabatan Sekda, Pemkot Tangsel Ajak Mahasiswa Diskusi Terbuka

Selasa, 3 November 2026 | 19:06

Menanggap aksi mahasiswa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya memandang dinamika dan perbedaan pandangan publik sebagai bagian yang menyehatkan

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Selasa, 3 November 2026 | 22:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengurus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, bernama Siti Rohaya yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill