Connect With Us

Amblas Diterjang Banjir, Jembatan Cihuni Diperbaiki Akses jalan Ditutup

Mohamad Romli | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:53

Jembatan Cihuni Diperbaiki, Akses jalan Ditutup. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Jembatan Cihuni yang mengalami kerusakan saat terjadi akibat banjir besar pada 1 Januari 2020 lalu mulai diperbaiki.

Jembatan di Jalan SKKI, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, sempat amblas sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat atau lebih.

Selama tujuh bulan lebih, pengendara roda dua atau pun pejalan kaki, kerap merasa was-was saat melintas di area yang menjadi tanda pemisah wilayah Kabupaten Tangerang dengan Tangsel tersebut.

Informasi yang dihimpun TangerangNews, selama masa perbaikan, akses menuju kawasan Gading Serpong melalui jembatan itu pun ditutup sementara.

“Jembatan RS Assobirin Cihuni Ditutup karena sedang diperbaiki.  Jembatan yang rusak akibat hujan deras di awal tahun 2020 dan  besarnya debit air Sungai Cisadane membuat Jembatan itu amblas,” ujar narasumber TangerangNews dalam keterangan foto yang menunjukkan ditutupnya jembatan itu, Sabtu (15/8/2020).

Warga yang akan menuju kawasan Gading Serpong dan sekitarnya, bisa menggunakan akses pintu utama, yakni lampu merah Gading Serpong, Jalan Raya Serpong, Tangsel.

Belum didapatkan informasi rentang waktu pekerjaan perbaikan jembatan tersebut. TangerangNews masih berupaya menghubungi para pihak terkait.

BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill