Connect With Us

Venesia Hotel Tak Ditutup, Pemkot Tangsel Religius Tapi Modus

Rachman Deniansyah | Jumat, 21 Agustus 2020 | 19:33

Ruhamaben, kader internal partai yang telah resmi diusung DPD PKS Tangsel untuk maju di Pilkada Tangsel. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Terbongkarnya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) oleh Bareskrim Polri di Venesia Hotel and Karaoke Executive, Serpong, Tangsel, Rabu (19/8/2020), juga disorot Ruhammaben, bakal calon Wakil Wali Kota Tangsel pada Pilkada 2020 ini.

Menurutnya, praktik human trafficking tersebut perbuatan yang merendahkan martabat manusia. 

"Human trafficking ini merendahkan martabat manusia seperti kita kembali ke zaman perbudakan dan zaman jahiliyah," ungkap Ruhammaben kepada TangerangNews, Jumat (21/8/2020). 

Sejak tahun 2013, kata dia, sejak dirinya menjabat wakil rakyat di DPRD Kota Tangsel, hal ini sudah disampaikan ke Pemkot Tangsel agar menertibkan praktik TPPO tersebut.

Sebab menjamurnya tempat hiburan malam di Tangsel bertolakbelakang dengan motto Kota Tangsel yang cerdas, modern dan religius.

"Dulu saat saya masih jadi pimpinan Dewan (DPRD Tangsel) tahun 2013, saya sudah ingatkan pemerintah untuk menertibkan maksiat yang berkedok hotel seperti ini. Karena kalau tidak, maka religius hanya jargon belaka," katanya. 

Namun ternyata, bisnis hiburan malam berkedok hotel dan karaoke di Tangsel justru semakin menjamur.

"Berarti pemerintah tidak care (peduli) dengan motto Tangselnya sendiri, yaitu cerdas, modern, dan religius. Jadi Tangsel enggak modern dan enggak religius dong ya?," imbuhnya.

Bahkan, kasus TPPO itu terungkap, ketika tim Mabes Polri terjun ke lapangan. Ruhama yang bersanding dengan Siti Nur Azizah pada Pilkada Tangsel 2020 ini bertekad memberantas praktik maksiat tersebut dari wilayah hasil pemekaran Kabupaten Tangerang ini.

"Iya kita harus konsisten dengan motto kotanya ya. Itu kan gambaran komitmen seorang pemimpin," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Gaji PPPK Resmi Ditanggung APBN 2027 Sebesar Rp23 Triliun, DPR Dorong Afirmasi Honorer Senior

Gaji PPPK Resmi Ditanggung APBN 2027 Sebesar Rp23 Triliun, DPR Dorong Afirmasi Honorer Senior

Selasa, 6 Oktober 2026 | 22:38

Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill