Connect With Us

Direlokasi, Pedagang Pasar Ciputat Keluhkan Biaya Sewa Tempat

Rachman Deniansyah | Senin, 31 Agustus 2020 | 19:40

Tampak para pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan H. Usman, Pasar Ciputat mulai direlokasi, Senin (31/8/2020). (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Tahapan revitalisasi pasar Ciputat yang dicanangkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah dimulai. Sebagai langkah awal, ratusan pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan H. Usman kini mulai direlokasi, Senin (31/8/2020). 

Untuk sementara waktu, mereka harus memindahkan lapak dagangannya ke Plaza Ciputat, lokasi tak jauh dengan pasar tersebut. 

Pantauan di lokasi, para pedagang terlihat mulai mengangkut barang dagangan ke lapak baru tersebut. Meski relokasi berjalan lancar, namun ada saja keluhan dari mereka.

Sepert Adi Siswati, 62. Pria yang sudah 35 tahun berjualan ayam di pasar Ciputat merasa berat dengan biaya sewa di Plaza Ciputat.

"Saya sudah dikasih tempat di lantai paling bawah, ayam kan paling bawah. Katanya sebulan Rp300 ribu dan uang listrik sehari Rp2.000. Kalau di sini mah murah, enggak bayar cuma Rp35 ribu per bulan," kata Adi kepada awak media.

Kendati demikian, sebagai pedagang ia hanya bisa pasrah. Ia pun akhirnya menerima program pemerintah untuk peremajaan pasar tempatnya mengais rezeki. 

"Ya saya nerimalah, pasar ini punya pemerintah," imbuhnya.

Hal serupa pun diungkapkan pedagang lainnya, Subiran, 48. Menurutnya, beban biaya yang harus ditanggung pedagang begitu besar. 

"Kemarin itu katanya di situ enggak bayar. Begitu kami ambil nomor kios, ada pembayaran sebesar Rp300 ribu dengan uang listrik sehari Rp2.000," ujar Subiran yang telah berdagang ikan selama 26 tahun di pasar Ciputat. 

Sementara itu, Kasie Trantib Kecamatan Ciputat Jerry Panjaitan mengatakan, saat revitalisasi berlangsung, lokasi terowongan di sepanjang Jalan H. Usman harus dikosongkan. Ia bersyukur para pedagang tertib saat memindahkan dagangannya ke lokasi penampungan.

"Jadi kami tadi hanya mengawal. Alhamdulillah tertib, kondusif. Ini rencananya mau ditutup semua. Nanti dikosongkan dan ditutup dengan material, terus dipasang seng. Rencana (revitalisasinya) selama delapan bulan," singkatnya.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Wanita di Cuci Steam Motor Cipondoh

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Wanita di Cuci Steam Motor Cipondoh

Minggu, 27 September 2026 | 19:35

Kepolisian telah menangkap pelaku pembunuh seorang wanita berinisial PAI, 25, di ruko cuci steam motor, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu 26 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

SPORT
Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jaring Talenta Sepak Bola Muda di Banten

Dewa United Jawara Cup 1 2026 Jaring Talenta Sepak Bola Muda di Banten

Minggu, 27 September 2026 | 21:16

Gelaran turnamen sepak bola Dewa United Jawara Cup 1 2026 resmi berakhir di Stadion Gelora Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu 27 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill