KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah orang di wilayah Bintaro, Pondok Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, tepatnya di sector 7 diserang segerombolan pemotor yang diduga gangster.
Para penyerang yang terlihat oleh saksi mata merupakan pemuda atau Anak Baru Gede membawa serta senjata tajam. “Mereka bawa celurit dan berbagai senjata tajam,” ujar Muhajir salah seorang saksi mata kepada TangerangNews.com, kemarin.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/9/2020) malam. Para pelaku masih terbilang pemuda menggunakan lima motor. Mereka menyerang warga yang sedang ronda di Bintaro sektor 7, Pondok Jaya.
“Kejadian malam-malam, warga sedang ronda tiba-tiba (diserang) mereka lewat gerombolan motor yg banyak dan langsung menyerang warga menggunakan Sajam. Warga ya langsung kocar-kacir,” kata Muhajir.
Tetapi dari kelima motor itu, satu orang pelaku yang masih ABG berhasil ditangkap warga. Kemudian warga menyerahkan tersangka ke Polsek. Namun, dari telepon selular salah seorang ABG tersebut, Kepolisian telah mengetahui rekan-rekan yang ikut dalam aksi penyerangan tersebut.
“Itu foto-foto dari HP tersangka. Tersangka sudah mengakui itu rekan-rekan dia yang ikut ketika menyerang warga,” ujar Muhajir. (DRA)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.
Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews