Connect With Us

Waspada Petir & Angin Kencang di Tangsel Sampai Oktober

Rachman Deniansyah | Senin, 21 September 2020 | 15:07

Ilustrasi Musim Pancaroba. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini mulai memasuki masa pancaroba atau transisi antara musim kemarau dan musim hujan. 

Hal itu ditandai dengan turunnya hujan dengan durasi dan intensitas yang bervariasi beberapa hari terakhir ini. 

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kota Tangsel Yanuar Henry Pribadi mempredikai kondisi tersebut akan terus terjadi hingga akhir Oktober mendatang.

"Ya memang potensi hujan saat ini, karena kan sekarang memasuki masa transisi (pancaroba) dari musim kemarau ke hujan. Jadi memang potensi hujan saat ini memang akan bervariasi dan turun sesekali sampai akhir Oktober," ujar Yanuar saat dihubungi, Senin (21/9/2020). 

Kepada Tangerangnews, Yanuar menyebut dalam kondisi ini hujan yang turun berpotensi akan disertai angin kencang dan petir. Untuk itu, masyarakat khususnya di Tangsel diimbau agar terus waspada.

"Jadi akan ada hujan dengan durasi singkat yang disertai potensi angin kencang dan petir. Itu yang harus diwaspadai di musim transisi ini," imbaunya.

Untuk intensitasnya, Yanuar memprediksi hujan akan turun dengan curah yang tidak terlalu tinggi, yakni sekitar 10 sampai 20 milimeter  dalam waktu satu hari.

“Tapi yang memang harus diwaspadai adalah adanya potensi petir dan angin kencangnya itu. Kalau durasinya pendek, biasanya potensi mulai dari siang hingga sore," katanya.

Selain di wilayah Tangsel, kondisi serupa juga akan terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang bagian selatan. Kondisi itu akan bertahan hingga musim penghujan, yakni sekitar bulan Oktober.

"Saat memasuki musim penghujan di bulan Oktober akhir, hujannya masih akan berpotensi terjadi tapi mungkin tidak disertai dengan angin kencang dan petir lagi," pungkasnya.(RAZ/HRU)

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

SPORT
Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Senin, 12 Januari 2026 | 11:38

Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

BANTEN
Andra Soni Tanggapi Video Perbandingan Jalan Perbatasan di Lebak Masih Tanah dengan Bogor Beraspal

Andra Soni Tanggapi Video Perbandingan Jalan Perbatasan di Lebak Masih Tanah dengan Bogor Beraspal

Rabu, 14 Januari 2026 | 21:24

Sebuah video yang memperlihatkan kontras kondisi jalan di perbatasan Provinsi Banten dan Jawa Barat menjadi sorotan warganet.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill