Connect With Us

Pedagang Kopi Keliling di Pagedangan Tewas Tersambar Petir

Rachman Deniansyah | Senin, 30 Desember 2019 | 18:49

Ilustrasi Tersambar Petir (sorot/google / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Nasib nahas menimpa Hudari, 52, seorang pedagang kopi keliling yang berjualan di Jalan Raya Gading Serpong, Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Ia tewas tersambar petir saat menjajakan dagangannya.

Kapolsek Pagedangan AKP Efri mengatakan, peristiwa yang terjadi Jumat (27/12/2019) itu bermula saat korban berjualan di bawah guyuran hujan deras. 

"Saat korban sedang mangkal, tiba-tiba ada petir menyambar korban," ujar Efri saat dikonfirmasi, Senin (30/12/2019).

Akibatnya, kata Efri, korban langsung tergeletak. Seketika, korban yang tergeletak itu pun menjadi pusat perhatian warga di lokasi.

"Selanjutnya korban ditolong warga dan dibawa ke RS Murni Asih Medang," imbuhnya. 

Namun nahas, korban yang diketahui merupakan warga asli Serang, Banten itu tak dapat diselamatkan. 

"Nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia. Saat ini korban sudah dibawa keluarganya ke kampung halaman untuk dimakamkan," pungkasnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:44

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill