Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Kereta api commuter line relasi Tanah Abang -Serpong maupun relasi Tanah Abang-Parung Panjang mengalami gangguan perjalanan. Gangguan tersebut dipicu karena listrik aliran atas (LLA) di dekat pintu masuk Stasiun Sudimara, Ciputat, Tangsel, rusak tersambar petir Senin (1/4/2019) sore.
"Saat ini dilintas Pondok Ranji - Sudimara masih berlangsung perbaikan prasarana perkeretaapian Listrik Aliran Atas yang ketika proses evakuasi sempat tersambar petir," terang VP Komunikasi PT KCI Anne Purba dalam rilisnya.
Anne menyebut gangguan perjalanan KRL rute Tanah Abang-Parung Panjang terjadi sejak sekitar pukul 15.30 WIB. Sampai saat ini petugas masih berupaya melakukan perbaikan.
"Saat ini petugas gabungan PT KAI Daop 1 Jakarta dan PT KCI sudah berada di lokasi untuk mengatasi kendala operasional tersebut. Imbas dari gangguan ini, lintas Tanah Abang-Parung Panjang PP belum dapat melayani perjalanan KRL," terang Anne.
Akibat peristiwa tersebut PT KCI menghimbau para pengguna untuk dapat menggunakan alternatif moda transportasi lain selama proses perbaikan yang masih berjalan. PT KCI juga mempersilakan pengguna untuk melakukan refund maupun membatalkan perjalanan di loket stasiun.
PT KCI juga meminta para pengguna yang hendak menunggu KRL untuk selalu mengutamakan keselamatan bersama dengan tidak berdesakan, mendahulukan penumpang yang turun dari kereta dan senantiasa mengikuti informasi serta arahan dari petugas.(RMI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tengah mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirimkan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews