Connect With Us

Tersambar Petir, KRL Jurusan Serpong-Tanah Abang Alami Gangguan

Yudi Adiyatna | Senin, 1 April 2019 | 20:29

Tampak suasana para pengguna jasa kereta api yang menunggu selesainya perbaikan KRL rute Tanah Abang-Parung Panjang karena mengalami gangguan listrik aliran atas (LLA). (TangerangNews/2019 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Kereta api commuter line relasi Tanah Abang -Serpong maupun relasi Tanah Abang-Parung Panjang mengalami gangguan perjalanan. Gangguan tersebut dipicu karena listrik aliran atas (LLA) di dekat pintu masuk Stasiun Sudimara, Ciputat, Tangsel, rusak tersambar petir Senin (1/4/2019) sore. 

"Saat ini dilintas Pondok Ranji - Sudimara masih berlangsung perbaikan prasarana perkeretaapian Listrik Aliran Atas yang ketika proses evakuasi sempat tersambar petir," terang VP Komunikasi PT KCI Anne Purba dalam rilisnya.

Anne menyebut gangguan perjalanan KRL rute Tanah Abang-Parung Panjang terjadi sejak sekitar pukul 15.30 WIB. Sampai saat ini petugas masih berupaya melakukan perbaikan.

"Saat ini petugas gabungan PT KAI Daop 1 Jakarta dan PT KCI sudah berada di lokasi untuk mengatasi kendala operasional tersebut. Imbas dari gangguan ini, lintas Tanah Abang-Parung Panjang PP belum dapat melayani perjalanan KRL," terang Anne.

Akibat peristiwa tersebut PT KCI menghimbau para pengguna untuk dapat menggunakan alternatif moda transportasi lain selama proses perbaikan yang masih berjalan. PT KCI juga mempersilakan pengguna untuk melakukan refund maupun membatalkan perjalanan di loket stasiun.

PT KCI juga meminta para pengguna yang hendak menunggu KRL untuk selalu mengutamakan keselamatan bersama dengan tidak berdesakan, mendahulukan penumpang yang turun dari kereta dan senantiasa mengikuti informasi serta arahan dari petugas.(RMI/HRU)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:06

Ledakan hebat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 14 Oktober 2026, tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan merusak bangunan, tapi juga berdampak pada nasib para pedagang lantaran tidak bisa berjualan.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill