Connect With Us

KRL Hantam Dua Penjaga Rel di Tanah Tinggi

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 12 Oktober 2017 | 13:00

Korban kecelakaan kereta api di Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis (12/10/2017), (@TangerangNews2017 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dua orang penjaga pintu rel kereta tewas tertabrak kereta listrik (KRL) commuter line di Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Kamis (12/10/2017).

BACA JUGA : Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta di Tigaraksa

Insiden tersebut terjadi pukul 05.10 WIB di jalur perlintasan langsung (JPL) 17/2, Gang Puskesmas, Kecamatan Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Saat itu KA 2155A sedang melintas dari Tangerang menuju Jakarta di KM 17/2 Gang Puskesmas.

Namun kedua korban bernama Heru, 27, Pendi, 22, saat itu tengah membakar tambunan di dekat pintu jalur KRL Tanah Tinggi.

"Korban sedang berdiri di rel kereta itu sambil bakar tambunan," ujar Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Sumarno kepada TangerangNews.com siang ini.

BACA JUGA : Pedagang Sayur Tewas Terseret KA

Kedua korban pun tertabrak hingga tewas di tempat dengan organ tubuh terpisah-pisah. "Petugas PAM yang Mendapatkan laporan masinis KA 2155A langsung merapat ke TKP, korban meninggal di TKP," ujar Ewo.

Saat ini jasad kedua korban sudah dibawa di RSUD Kabupaten Tangerang.(RAZ/RAZ)

 

KOTA TANGERANG
DPUPR Akui 16 Persen Jalan di Kota Tangerang Rusak Parah

DPUPR Akui 16 Persen Jalan di Kota Tangerang Rusak Parah

Selasa, 1 September 2026 | 11:17

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang mengakui sekitar 16 persen ruas jalan di wilayah tersebut berada dalam kondisi rusak berat dan rusak sedang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill