Connect With Us

Bahaya, Kawat Batu Penopang Flyover Kereta Bandara di Batusari Banyak Hilang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 6 Juli 2018 | 22:00

Suasana bawah Flyover Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Batusari, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kawat batu yang menjadi penopang Flyover Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Batusari, Kota Tangerang banyak yang hilang. 

Peristiwa tersebut membuat khawatir para warga sekitar. Sebab, mereka trauma dengan tragedi longsornya Jalan Perimeter Selatan di area Bandara Soekarno-Hatta. 

“Jelas kami khawatir, karena peristiwa sebelumnya sangat mengerikan. Apalagi ini posisinya di atas, bukan underpass,” ujar Wanandi masyarakat sekitar saat ditanya, hari ini. 

Menurutnya, kondisinya sangat memprihatinkan. Kawat yang berfungsi untuk menopang bebatuan  ada yang terlepas dan hilang. 

“Sepertinya ada yang mencuri. Mudah-mudahan enggak sampai kejadian sudah ada yang memperbaiki,” katanya. 

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Sebab, bangunan flyover tersebut terlihat seperti hanya diperkuat dengan bebatuan. 

“Ini menurut saya rawan, sulit juga kalau hanya bebatuan yang menjadi penopang. Entah mungkin saya hanya melihat dari permukaan luar,” terangnya.(DBI/RGI)

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill