Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com-Arlani DA, seorang Perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru saja dinyatakan sembuh dan negatif usai menjalani masa karantina di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangerang Selatan, Kamis (29/10/2020).
Saat menjalani masa karantina selama sepekan, Perwira TNI yang bertugas di Batalyon Arhanudri 01 Serpong ini turut memberikan motivasi kepada para pasien lainnya. Bahkan, pria berpostur tinggi besar ini dijuluki sebagai Lurah.
"Jadi kita di dalam itu ada namanya Pak Lurah. Itu ibaratnya orang yang dianggap atau dituakan di RLC ini," ujar Arlani saat dipulangkan.
Semasa menjalani karantina itu, Arlani yang memiliki pangkat Kapten itu selalu berusaha membuat pasien lainnya untuk tetap bersemangat.
Sebab menurutnya, ada saja pasien yang mengalami rasa putus asa usai menjangkit COVID-19.
"Kita memberi motivasi kepada rekan-rekan, karena mungkin pada saat rekan-rekan terpapar masuk dan stress, itu harus kita bangkitkan motivasi dia," tuturnya.
Menurutnya, motivasi dan semangat dari seorang pasien terjangkit COVID-19 itu sangat mampu berpengaruh terhadap kesembuhan.
"Agar imun yang ada di dirinya bisa naik lagi dan sehat. Caranya, saya harus menunjukkan semangat walau apapun yang terjadi. Sehingga rekan-rekan yang sudah loyo kita sampaikan, agar kita harus tetap semangat," katanya.
Arlani berpesan kepada para pasien yang tertular COVID-19, agar tidak berputus asa.
"Karena yang menyembuhkan adalah (diri) kita sendiri. Bukan obat dan lainnya, tapi kita sendiri kita tak boleh stres, kita akan sehat," pungkasnya.
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGPerkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian.
PT PLN (Persero) mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah.
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews