Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Arlani DA, seorang Perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru saja dinyatakan sembuh dan negatif usai menjalani masa karantina di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangerang Selatan, Kamis (29/10/2020).
Saat menjalani masa karantina selama sepekan, Perwira TNI yang bertugas di Batalyon Arhanudri 01 Serpong ini turut memberikan motivasi kepada para pasien lainnya. Bahkan, pria berpostur tinggi besar ini dijuluki sebagai Lurah.
"Jadi kita di dalam itu ada namanya Pak Lurah. Itu ibaratnya orang yang dianggap atau dituakan di RLC ini," ujar Arlani saat dipulangkan.
Semasa menjalani karantina itu, Arlani yang memiliki pangkat Kapten itu selalu berusaha membuat pasien lainnya untuk tetap bersemangat.
Sebab menurutnya, ada saja pasien yang mengalami rasa putus asa usai menjangkit COVID-19.
"Kita memberi motivasi kepada rekan-rekan, karena mungkin pada saat rekan-rekan terpapar masuk dan stress, itu harus kita bangkitkan motivasi dia," tuturnya.
Menurutnya, motivasi dan semangat dari seorang pasien terjangkit COVID-19 itu sangat mampu berpengaruh terhadap kesembuhan.
"Agar imun yang ada di dirinya bisa naik lagi dan sehat. Caranya, saya harus menunjukkan semangat walau apapun yang terjadi. Sehingga rekan-rekan yang sudah loyo kita sampaikan, agar kita harus tetap semangat," katanya.
Arlani berpesan kepada para pasien yang tertular COVID-19, agar tidak berputus asa.
"Karena yang menyembuhkan adalah (diri) kita sendiri. Bukan obat dan lainnya, tapi kita sendiri kita tak boleh stres, kita akan sehat," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews