Connect With Us

Kisah Perwira TNI Menebar Semangat ke Pasien COVID-19 di Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:17

Pasien sembuh COVID-19 saat dipulangkan dari Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangerang Selatan, Kamis (29/10/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Arlani DA, seorang Perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru saja dinyatakan sembuh dan negatif usai menjalani masa karantina di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Tangerang Selatan, Kamis (29/10/2020). 

Saat menjalani masa karantina selama sepekan, Perwira TNI yang bertugas di Batalyon Arhanudri 01 Serpong ini turut memberikan motivasi kepada para pasien lainnya. Bahkan, pria berpostur tinggi besar ini dijuluki sebagai Lurah. 

"Jadi kita di dalam itu ada namanya Pak Lurah. Itu ibaratnya orang yang dianggap atau dituakan di RLC ini," ujar Arlani saat dipulangkan. 

Semasa menjalani karantina itu, Arlani yang memiliki pangkat Kapten itu selalu berusaha membuat pasien lainnya untuk tetap bersemangat. 

Sebab menurutnya, ada saja pasien yang mengalami rasa putus asa usai menjangkit COVID-19. 

"Kita memberi motivasi kepada rekan-rekan, karena mungkin pada saat rekan-rekan terpapar masuk dan stress, itu harus kita bangkitkan motivasi dia," tuturnya. 

Menurutnya, motivasi dan semangat dari seorang pasien terjangkit COVID-19 itu sangat mampu berpengaruh terhadap kesembuhan. 

"Agar imun yang ada di dirinya bisa naik lagi dan  sehat. Caranya, saya harus menunjukkan semangat walau apapun yang terjadi. Sehingga  rekan-rekan yang sudah loyo kita sampaikan, agar kita harus tetap semangat," katanya. 

Arlani berpesan kepada para pasien yang tertular COVID-19, agar tidak berputus asa.

"Karena yang menyembuhkan adalah (diri) kita sendiri. Bukan obat dan lainnya, tapi kita sendiri kita tak boleh stres, kita akan sehat," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill