Connect With Us

Terekam CCTV, Curanmor Berjaket Ojol Beraksi di Ciputat

Rachman Deniansyah | Senin, 2 November 2020 | 12:38

Tangkapan CCTV Video aksi kejahatan pencurian sepeda motor di Masjid Ar-Rahman, Jalan Bulak, Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Kamera pengintai atau Closed-Circuit Television (CCTV) berhasil merekam aksi kejahatan pencurian sepeda motor di Masjid Ar-Rahman, Jalan Bulak, Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Jumat (30/10/2020) lalu.

 

Kali ini, aksi pencurian tersebut dilakukan oleh pria dewasa yang sengaja mengelabuhi korbannya dengan mengenakan jaket berwarna hijau khas pengendara ojek online (ojol).

 

Insiden pencurian yang menimpa salah satu jemaah masjid tersebut, terjadi ketika para jemaah tengah menunaikan ibadah salat magrib, sekitar pukul 18.00 WIB. 

 

"Kejadian waktu salat magrib, baru rakaat pertama," ungkap Suryadi, 60, salah satu jemaah masjid yang menjadi saksi pencurian tersebut, Senin (2/11/2020).

Menurutnya, aksi pencurian dilakukan oleh dua pelaku. Namun saat dicek CCTV, hanya ada satu pelaku yang terlihat. 

 

"Yang ngambil (mencuri) satu orang. Pelaku yang satu lainnya stand by di luar," katanya.

 

Atas kejadian itu, motor jenis Yamaha Mio berwarna hitam milik salah satu jemaah masjid tersebut berhasil dibawa kabur pelaku.  "Sudah dilaporkan ke polisi. korban tinggal di Poncol (wilayah Ciputat Timur)," pungkasnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Resepsionis Korban Penodongan di Gading Serpong Tangerang Warga Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan aksi pria yang menodongkan senjata, Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 19.40 WIB. Aksi pria berinisial SD tersebut viral di sosial media. Ia menjalankan aksinya di dua tempat berbeda. Awalnya di parkiran Giant Gading Serpong. Kemudian kedua di Fame Hotel. "Tepatnya di Giant Gading Serpong dan Fame Hotel Gading Serpong. Pelaku menodongkan airsoft gun ke resepsionis hotel Fame. Memang terjadi adanya tindak pidana dimana yang bersangkutan melakukan penodongan dan meminta uang," ujar Kapolsek Kelapa AKP Muharram Wibisono saat di Mapolsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang kepada TangerangNews.com. Namun ia memastikan, bahwa benda yang ditodongkan itu bukanlah senjata api. "Ya betul untuk pelaku membawa senjata. Namun bukan senjata api. Jadi senjata yang dibawa ini adalah airsoft gun," jelas Wibi. Wibi menjelaskan, warga panik ketika melihat menodongkan senjatanya itu di area parkir Supermarket. Usai melihat kepanikan itu, pelaku langsung menuju ke Fame Hotel yang berlokasi tak jauh dari Supermarket tersebut. "Pelaku sempat duduk-duduk di lobi kemudian dia menargetkan resepsionis untuk dijadikan korban. Pelaku menodongkan senjata airsoft gun tersebut dengan dia meminta sejumlah uang," tuturnya. Atas hal itu, warga yang panik langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. "Kami langsung menuju TKP dan mengamankan pelaku. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan," pungkasnya.

Sebuah kiriman dibagikan oleh TangerangNews (@tangerangnewscom) pada

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill