Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Polisi mengungkap, aksi Temmy Lexiary, 43, membawa kabur motor mewah dengan modus jual beli bukan yang pertama dilakukan. Pelaku sudah dua kali beraksi di wilayah Tangsel.
Kepada awak media, pria bertato itu mengaku melakukan aksi kejahatan tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi. Saat ini, ia hanya seorang pengangguran.
"Sudah dua kali di Tangsel," ucap Temmy saat polisi menggelar konferensi pers terkait kasus tersebut, di Mapolres Tangsel, Kamis (27/8/2020).
Namun saat ditanya memilih motor mewah, ia mengaku menyukai jenis motor tersebut. Sehingga, ketika berhasil membawa kabur Harley Davidson XL 883 milik Rangga di Ciputat Tmur, pelaku pun mengaku kebingungan menjualnya.
“Belum ada yang nawar,” katanya.

Baca Juga :
Pelaku memburu calon korbannya melalui aplikasi jual beli daring. Dengan penampilan meyakinkan, pria pengangguran itu, tidak membuat calon korbannya curiga.
"Saya lihat di lapak jual beli daring. Saya pura-pura menjadi pembeli, kemudian motor saya cobain dan saya bawa kabur," katanya.
Temmy yang kini mendekam dibalik jeruji Mapolres Tangsel, telah berhasil mengelabui dua orang korbannya dalam waktu tiga bulan terakhir. Satu motor jenis Honda Rebel pun, ia dapatkan dari salah seorang korbannya di Tangsel.
Ternyata kendaraan hasil kejahatan itu belum sempat dijualnya. Ia bahkan merubah cat Harley Davidson, kemudian menyembunyikannya di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor Barat, Jawa Barat.
Polisi membekuk pelaku pada Rabu ((26/8/2020) malam di tempat persembunyian tersebut. Lalu menggelandangnya ke Mapolres Tangsel.
"Tersangka mengaku dua kali beraksi. Kami akan terus usut, apakah sebelumnya ada kendaraan lain atau tidak," kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan. (RMI/RAC)
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGWakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews