Connect With Us

Jabatan Sekda Tangsel Dilelang, RSU Fasilitasi 4 Tahap Tes Kesehatan

Advertorial | Jumat, 20 November 2020 | 10:00

Tes kesehatan kepada peserta yang mengikuti lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) di Gedung 2 Balai Kota Tangsel, Jalan Raya Maruga, Ciputat, Tangsel, Rabu (18/11/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan fasilitasi tes kesehatan bagi setiap peserta yang kini lelang untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) di Gedung 2 Balai Kota Tangsel, Jalan Raya Maruga, Ciputat, Tangsel, Rabu (18/11/2020).

 

Dalam tes kesehatan kali ini, terdapat sebanyak enam peserta ikut bersaing. Keenamnya merupakan pejabat setara kepala dinas yang telah lolos pada tahap assessment.

Mereka diantaranya Bambang Noer Tjahjo (Kepala DPMPTSP), Chaerudin (Kepala BPBD), Chaerul Saleh (Sekretaris DPRD), Toto Sudarto (Kepala Dinas Lingkungan Hidup), Wahyunoto Lukman (Kadis Sosial), serta E. Wiwi Martawijaya (Kepala Dispora).

 

Kasie Asuhan Keperawatan RSUD Tangsel Taufik Dipa Sempana menjelaskan dalam tes kesehatan ini, para peserta akan menjalani sebanyak empat tahapan pemeriksaan.

 

Pertama pemeriksaan laboratorium darah dan urine, kedua wawancara dengan dokter spesialis jiwa. Kemudian siang pemeriksaan fisik, dengan dokter spesialis penyakit dalam.

"Serta tahap keempat yaitu MMPI atau Minnesota Multiphasic Personality Inventory, yaitu berupa 300 soal dijawab dalam satu jam nanti ada hasilnya," jelas Taufik di lokasi tes kesehatan.

 

Ia mengatakan sebelum menjalani tes kesehatan ini, para peserta telah diwajibkan untuk berpuasa sejak malam harinya. 

 

Hasil kesehatan ini, nantinya akan dikumpulkan terlebih dahulu. Selanjutnya, hasil tersebut akan menjadi rekomendasi setiap peserta dalam mengikuti proses lelang jabatan tersebut. 

 

"Kalau untuk kesimpulan hari ini sudah ada, sehat atau tidaknya. Hanya nanti ada catatan harus ke dokter jantung atau kemana. Misalnya, dokter spesialis penyakit dalam yang mengarahkan, misal Bapak ada kelainan di jantung, bapak konsultasi ke dokter jantung di RSUD, seperti itu," papar Taufik kepada Tangerangnews.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Wahyunoto Lukman menyebut, dirinya sangat bersungguh-sungguh dalam mengikuti serangkaian tes kesehatan ini.

 

Persiapan telah dilakukannya sejak malam hari sebelum tes dilaksanakan.

 

"Yang penting untuk tes kesehatan mempersiapkan diri sesuai arahan dari tim kesehatan, puasa mulai dari tadi malam jam 22.00 WIB. Setelah diambil darah baru boleh makan, sudah kita ikutin ketentuannya. Walaupun, sebelumnya tetap menjalankan tugas memonitor Bantuan Sosial (Bansos)," singkatnya.

 

Sedangkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel, Apendi yang juga merangkap sebagai Sekretaris Panitia Seleksi jabatan menjelaskan setelah tes kesehatan dilakukan, para peserta akan menjalani proses tahapan selanjutnya, yakni tahap wawancara, dan membuat makalah.

 

"Setelah ini kan ada rapat untuk membahas hasil dan kemudian diumumkan, tahap selesai. Baru berikutnya membuat makalah, setelah makalah baru wawancara. Setelah selesai, Pansel memberikan rekomendasi ke PPK dan Wali Kota tiga nama, yang kemudian di kirim ke KASN dan Mendagri," pungkasnya.

TANGSEL
Mantan Kapolsek Serpong Jadi Tersangka Jaringan Narkoba, Polwan Polres Tangsel Ikut Terseret

Mantan Kapolsek Serpong Jadi Tersangka Jaringan Narkoba, Polwan Polres Tangsel Ikut Terseret

Senin, 16 Februari 2026 | 17:58

Bareskrim Polri telah menetapkan AKBP Didik Putra Kuncoro, Mantan Kapolres Bima Kota sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

KOTA TANGERANG
Sachrudin Ajak Warga Persiapkan Mudik Lebaran Sejak Dini

Sachrudin Ajak Warga Persiapkan Mudik Lebaran Sejak Dini

Senin, 16 Februari 2026 | 19:28

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik sejak jauh hari.

NASIONAL
Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Polda Metro Jaya Sebut Bahar bin Smith Tidak Ditahan karena Harus Rawat Jalan Pasca Kecelakaan

Senin, 16 Februari 2026 | 15:50

Polda Metro Jaya menjelaskan alasan di balik penangguhan penahanan Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus penganiayaan anggota Banser di Tangerang.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill