Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah Kota Tangsel Muhammad turut memantau pelaksanaan hari pertama pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ia mendatangi pos titik pengecekan ( check point ) Sandratek di Jalan Ir. H. Juanda, Rempoa, Ciputat Timur, Tangsel, Sabtu (18/4/2020) siang.
Ia mengatakan, kekurangan pada pelaksanaan PSBB hari pertama itu akan menjadi bahan evaluasi Pemkot Tangsel.
"Nanti yang kurang kita laporkan dan kita evaluasi. Apa kekurangannya di sini," ujar Muhamad yang juga menjadi sekretaris Satuan Gugus Tugas COVID-19 Tangsel.
Evaluasi itu diantaranya terkait sosialisasi PSBB, ketersediaan masker, hand sanitizer, serta jumlah petugas, juga kepatuhan masyarakat pada aturan PSBB.
Selain itu, kata dia, evaluasi juga soal perlu tidaknya menambah check point, karena saat ini, masih ada jalur strategis yang belum terawasi, misalnya jalur Pondok Cabe-Lebak Bulus. Jalur ini kerap dipadati kendaraan bermotor sebab menjadi jalan alternatif yang menghubungkan pengendara dari Tangsel menuju Jakarta Selatan maupun Depok.(RMI/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews