Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah
Jumat, 4 September 2026 | 13:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
TANGERANGNEWS.com-Jam operasional kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Tangerang, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang dipangkas selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Kepala Stasiun Tangerang Aliyas menyatakan KRL di stasiun penyangga DKI Jakarta ini tetap beroperasi tetapi jam operasional dipersingkat.
“Beroperasi normal. Jamnya saja yang berbeda,” ujarnya kepada TangerangNews, Sabtu (18/4/2020).

Aliyas menjelaskan keberangkatan awal kereta dari Stasiun Tangerang sebelumnya pukul 04.30 WIB, berubah menjadi pukul 05.50 WIB.
Sedangkan keberangkatan terakhir kereta dari Stasiun Tangerang yang sebelumnya pukul 22.15 WIB, kini menjadi pukul 17.49 WIB.
“Lalu KRL yang biasa masuk terakhir di Tangerang jam 00.18 WIB dinihari sekarang menjadi jam 18.49 WIB,” ungkapnya.
Selain memangkas jam operasional, Stasiun Tangerang juga melakukan pembatasan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam aturan PSBB.
Adapun pembatasan tersebut antara lain dengan membatasi jumlah penumpang untuk menjaga jarak, menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan mengawasi pelaksanaan physical distancing.
Seperti diketahui, PSBB diberlakukan di Kota Tangerang mulai hari ini Sabtu (18/4/2020) sampai dua pekan mendatang demi memutus mata rantai virus corona.(RMI/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews