Hasil Riset Ungkap Intervensi Nutrisi Berpotensi Tekan Stunting Anak Hingga 34,5 Persen
Jumat, 5 Juni 2026 | 14:04
Masalah stunting dan malnutrisi masih menjadi persoalan dalam pembangunan kesehatan di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.
TANGERANGNEWS.com-Jam operasional kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Tangerang, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang dipangkas selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Kepala Stasiun Tangerang Aliyas menyatakan KRL di stasiun penyangga DKI Jakarta ini tetap beroperasi tetapi jam operasional dipersingkat.
“Beroperasi normal. Jamnya saja yang berbeda,” ujarnya kepada TangerangNews, Sabtu (18/4/2020).

Aliyas menjelaskan keberangkatan awal kereta dari Stasiun Tangerang sebelumnya pukul 04.30 WIB, berubah menjadi pukul 05.50 WIB.
Sedangkan keberangkatan terakhir kereta dari Stasiun Tangerang yang sebelumnya pukul 22.15 WIB, kini menjadi pukul 17.49 WIB.
“Lalu KRL yang biasa masuk terakhir di Tangerang jam 00.18 WIB dinihari sekarang menjadi jam 18.49 WIB,” ungkapnya.
Selain memangkas jam operasional, Stasiun Tangerang juga melakukan pembatasan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam aturan PSBB.
Adapun pembatasan tersebut antara lain dengan membatasi jumlah penumpang untuk menjaga jarak, menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan mengawasi pelaksanaan physical distancing.
Seperti diketahui, PSBB diberlakukan di Kota Tangerang mulai hari ini Sabtu (18/4/2020) sampai dua pekan mendatang demi memutus mata rantai virus corona.(RMI/HRU)
Masalah stunting dan malnutrisi masih menjadi persoalan dalam pembangunan kesehatan di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews