KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Jam operasional kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Tangerang, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang dipangkas selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Kepala Stasiun Tangerang Aliyas menyatakan KRL di stasiun penyangga DKI Jakarta ini tetap beroperasi tetapi jam operasional dipersingkat.
“Beroperasi normal. Jamnya saja yang berbeda,” ujarnya kepada TangerangNews, Sabtu (18/4/2020).

Aliyas menjelaskan keberangkatan awal kereta dari Stasiun Tangerang sebelumnya pukul 04.30 WIB, berubah menjadi pukul 05.50 WIB.
Sedangkan keberangkatan terakhir kereta dari Stasiun Tangerang yang sebelumnya pukul 22.15 WIB, kini menjadi pukul 17.49 WIB.
“Lalu KRL yang biasa masuk terakhir di Tangerang jam 00.18 WIB dinihari sekarang menjadi jam 18.49 WIB,” ungkapnya.
Selain memangkas jam operasional, Stasiun Tangerang juga melakukan pembatasan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam aturan PSBB.
Adapun pembatasan tersebut antara lain dengan membatasi jumlah penumpang untuk menjaga jarak, menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan mengawasi pelaksanaan physical distancing.
Seperti diketahui, PSBB diberlakukan di Kota Tangerang mulai hari ini Sabtu (18/4/2020) sampai dua pekan mendatang demi memutus mata rantai virus corona.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.
Hotel Santika Premiere ICE-BSD City menghadirkan Gulai Salmon sebagai menu baru yang memadukan karakter masakan Nusantara dengan bahan yang identik dengan kuliner Barat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengumpulkan donasi sebesar Rp1 miliar untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dari hasil penggalangan dana pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews