Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan memberikan penghargaan bagi aktivis yang telah berjuang dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota termuda se-Provinsi Banten ini, Senin (30/11/2020).
Penghargaan yang diberikan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-56 ini, salah satunya diberikan kepada Koordinator Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangsel, Suhara Manullang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya yang telah berjuang menyembuhkan ratusan pasien di rumah karantina yang dikomandoinya.

"Beliau telah berperan aktif dalam rangka menyembuhkan pasien COVID-19 di RLC," ungkap Deden kepada Tangerangnews.com.
Setidaknya di bawah kepemimpinan sosok yang juga kini menjabat sebagai Kepala Unit Donor Darah Tangsel, sejak berdiri pada April lalu RLC telah berhasil menyembuhkan sebanyak 891 pasien terjangkit COVID-19.

"Peran beliau dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan menjadi ujung tombak juga di hilir. Dengan kesembuhan pasien yang luar biasa," jelas Deden.
Dengan tingkat kesembuhan yang tinggi itu, di bawah komandonya RLC kini juga masih menjadi tempat rujukan kerantina di Tangsel. Hingga kini, tercatat terdapat sebanyak 98 pasien yang menjalanu perawatan. Seluruhnya, yakni pasien dengan konfirmasi positif COVID-19.
"Ya saya kira itu kan hal yang luar biasa dan patut diapresiasi oleh Pemkot Tangsel dalam hal ini," pungkasnya. (RED/RAC)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews