Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan memberikan penghargaan bagi aktivis yang telah berjuang dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota termuda se-Provinsi Banten ini, Senin (30/11/2020).
Penghargaan yang diberikan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-56 ini, salah satunya diberikan kepada Koordinator Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangsel, Suhara Manullang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya yang telah berjuang menyembuhkan ratusan pasien di rumah karantina yang dikomandoinya.

"Beliau telah berperan aktif dalam rangka menyembuhkan pasien COVID-19 di RLC," ungkap Deden kepada Tangerangnews.com.
Setidaknya di bawah kepemimpinan sosok yang juga kini menjabat sebagai Kepala Unit Donor Darah Tangsel, sejak berdiri pada April lalu RLC telah berhasil menyembuhkan sebanyak 891 pasien terjangkit COVID-19.

"Peran beliau dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan menjadi ujung tombak juga di hilir. Dengan kesembuhan pasien yang luar biasa," jelas Deden.
Dengan tingkat kesembuhan yang tinggi itu, di bawah komandonya RLC kini juga masih menjadi tempat rujukan kerantina di Tangsel. Hingga kini, tercatat terdapat sebanyak 98 pasien yang menjalanu perawatan. Seluruhnya, yakni pasien dengan konfirmasi positif COVID-19.
"Ya saya kira itu kan hal yang luar biasa dan patut diapresiasi oleh Pemkot Tangsel dalam hal ini," pungkasnya. (RED/RAC)
Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.
TODAY TAGPelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.
Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews