Connect With Us

Ahli Bongkar Penyebab Rumah Ambruk di Pondok Aren Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 2 Februari 2021 | 13:51

Seunit bangunan rumah roboh diduga akibat pergeseran tanah di Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu (31/1/2021) kemarin. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Insiden runtuhnya salah satu bangunan rumah di Jalan Bakti No 96, RT 03/10, Pondok Kacang Barat, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Minggu (31/1/2021) lalu, diduga akibat adanya pergeseran tanah.

Hal itu dapat ditandai dengan adanya keretakan pada tembok, sebelum rumah yang berada tepat dengan tebing bekas galian itu, hancur dan rata dengan tanah.

Perekayasa Madya Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana BPPT Nurhidayat mengatakan biasanya, retakan tersebut mempunyai pola tertentu yang bisa menunjukkan arah pergerakan dan pola tarikannya.

Namun sayangnya, kata Nurhidayat, keretakan yang terjadi pada rumah, kerap kali dianggap remeh oleh masyarakat.

"Biasanya karena kurang pahamnya masyarakat mereka memperbaiki retakan dengan menambalnya sehingga jejak-jejak retakan menjadi hilang," terangnya saat dihubungi awan media, Selasa (2/2/2021). 

Baca Juga :

Terlebih, rumah milik warga bernama Fajar, 32, itu memang berada di tepat di pinggir tebing, yang memiliki topografi berbukit yang curam.

"Dengan litologi berupa soil atau endapan aluvial sangat rentan bergerak saat curah hujan yg tinggi. Daerah-daerah yang punya karakteristik seperti itu tidak boleh terlalu padat karena beban akan semakin besar dan juga harus diperhatikan beban bergerak," sambungnya. 

Kondisi tersebut akan membuat peresapan air pada permukaan tanah akan menjadi semakin cepat. 

"Sehingga mengakibatkan erosi permukaan yang memicu pergerakan tanah sedikit demi sedikit, indikasi awal terjadinya pergerakan pasti terlihat, tapi mungkin tidak disadari," ungkapnya. 

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, salah satu solusinya adalah pembangunan turap pada tebing tersebut. 

"Maka perlu penataan kembali topografi yang ada, jika diperlukan turap maka pembangunan turap. Namun pondasinya harus sampai kepada batuan keras, jika tidak turap akan sia-sia karena turap bisa ikut terbawa longsor," pungkasnya. (RAZ/RAC)

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill