Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Proses pemadaman api yang melalap Gereja Bhetel Indonesia (GBI) Basilea Christ Cathedral, Jalan Gading Golf Boulevard, Gading Serpong, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin (27/4/2020), sempat terkendala. Pasalnya, atap bangunan gereja yang rawan runtuh membuat petugas damkar harus esktra hati-hati.
Setidaknya, ada lima unit mobil pemadam kebakaran yang berjibaku dalam proses pemadaman tersebut. Tiga unit Damkar berasal dari Kabupaten Tangerang dan dua unit asal Kota Tangerang Selatan.
Meski kobaran api sudah dijinakkan, saat ini petugas gabungan itu masih melakukan upaya pendinginan pada sejumlah titik api.
Kepala Bidang kedaruaratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin menyebut dalam pendinginan itu, pihaknya mengalami kesulitan.
"Ada beberapa hal yang menghalangi. Mengingat bangunan yang terbakar cenderung berbahaya terjadi runtuh," ujar Kosrudin di lokasi kejadian, Senin (27/4/2020).
Atas kondisi tersebut, kata Kosrudin, sejauh ini proses pendinginan yang hanya dilakukan dari luar gedung.
"Proses pendinginan mungkin agak lama nih, karena kita tidak bisa menjangkau titik api yang perlu kita dinginkan. Jadi kita hanya bisa dari samping dulu. Nanti kalau sudah agak aman, baru bisa masuk ke dalam," terangnya.
Ia memprediksi proses pendinginan akan memakan waktu yang cukup lama. "Eatimasi kami ini mencapai empat sampai lima jam. Sampai sore kemungkinannya," sambungnya.
Sebelumnya, atap bangunan gereka itu pun telah memakan korban. Kapolsek Pagedangan AKP Efri terpeleset hingga terjatuh akibat menghindari reruntuhan.
Akibatnya, Efri harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka sobek di bagian pelipis bagian kanannya. (RAZ/RAC)
TODAY TAGMenikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews