Connect With Us

Nyaris Terpanggang, Penghuni Toko Kebakaran di Pamulang Kabur Lewat Tiang Telepon

Rachman Deniansyah | Senin, 3 Februari 2020 | 14:37

Telah Terjadi kebakaran sebuah toko kelontong Anugerah Jaya Abadi Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (3/1/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Delapan penghuni toko kelontong Anugerah Jaya Abadi di Jalan RE Martadinata, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, nyaris terpanggang saat api melahap toko tersebut, Senin (3/1/2020) dini hari.

Pasalnya saat peristiwa itu terjadi, mereka tengah tertidur pulas. Beruntung, kedelapan penghuni yang tertidur di lantai dua itu terbangun akibat ledakan panel listrik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi menjelaskan, setelah bangun karena kaget, mereka pun panik melihat kobaran api di lantai satu dan mencari jalan keluar.

"Pihak pemilik termasuk pegawai Alhamdulillah selamat, ada delapan orang menyelematkan diri turun lewat tiang telepon," kata Uci, Senin (3/1/2020).

Menurutnya, meski berbahaya, tindakan tersebut patut diacungi jempol. Sebab, mereka bisa mencari jalan keluar saat situasi semakin berbahaya. 

"Termasuk ekstrem juga, karena posisinya ketika terjadi (kebakaran), mereka tidur di lantai atas begitu melihat di lantai bawah (ada kobaran api), itu enggak memungkinkan. Ya mereka lebih memilih turun lewat tiang listrik," terang Uci.

Atas hal itu, Uci memastikan bahwa tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut. 

"Alhamdulillah tidak ada korban. Namun, untuk kerugian belum bisa ditaksir," pungkasnya. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36

Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Hasil CKG di Banten: Masalah Gigi Berlubang dan Mata Rabun Paling Banyak Diderita Anak-anak

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:24

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten mencatat sebanyak 5.969.889 warganya telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill