Connect With Us

Pasar Baros Serang Kebakaran

Mohamad Romli | Minggu, 10 November 2019 | 20:57

Terjadi peristiwa kebakaran di Pasar Baros, Kabupaten Serang, Minggu (10/11/2019). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pasar Baros, Kabupaten Serang kebakaran. Penyebab kebakaran belum diketahui, petugas Damkar masih berjibaku memadamkan api.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Api terlihat membesar dari tengah pasar, kebakaran itu membuat heboh warga yang berada di sekitar lokasi. Petugas Damkar BPBD Kabupaten Serang menerjunkan tiga unit mobil pemadam dan satu ambulans.

"tiga unit pemadam, satu unit ambulans, satu unit ranger plus personel. Kemungkinan bakal ditambah lagi unitnya," kata Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Joni Erwangga, Minggu (10/11/2019).

Belum diketahui penyebab kebakaran, petugas masih mencari informasi penyebab munculnya api. Fokus petugas pemadam saat ini masih terus memadamkan api.

"Belum diketahui masih coba cari informasi di lokasi," ujarnya.(MRI/RGI)

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill