Connect With Us

Pabrik Sandal Jepit di Tangerang Terbakar

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 6 November 2019 | 12:41

Terjadi peristiwa kebakaran di PT Murni Karetindo, yang merupakan pabrik produksi sandal jepit di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (6/11/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Kebakaran melanda PT Murni Karetindo, pabrik produksi sandal jepit di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (6/11/2019), sekitar pukul 07.00 WIB.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dan 16 personel dari BPBD Kota Tangerang diterjunkan ke lokasi untuk mengatasi kobaran api.

Menurut Kasubag TU BPBD Kota Tangerang Kamaluddin Azizi, pihaknya berhasil memadamkan api pukul 09.30 WIB.

BACA JUGA:

Kebakaran meluluhlantakkan ruang oven pembakaran batu bara di gudang produksi.

"Kebakaran dipicu karena kebocoran oli," ungkapnya kepada TangerangNews.

Namun tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. "Alhamdulillah tidak ada korban. Karena berhasil kami tangani," ucap Kamaluddin.

Ia menyebut, perusahaan mengalami kerugian akibat insiden ini. Namun jumlahnya belum dapat ditaksir.

"Ini pabrik industri sandal jepit, ya. Kerugiannya belum ditaksir," pungkasnya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Pertamina Belum Keluarkan Larangan Suzuki Thunder Isi BBM Bersubsidi

Senin, 20 Juli 2026 | 18:14

Ramainya pemberitaan mengenai larangan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi pemilik sepeda motor Suzuki Thunder di sejumlah SPBU wilayah, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Pertamina Patra Niaga.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill