Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Pasar Baros, Kabupaten Serang petang tadi sekitar pukul 17.30 WIB terbakar. 250 kios dan sebagian bangunan Polsek Baros turur dilalap si jago merah.
Hingga pukul 21.00 WIB, api yang membakar ratusan kios belum berhasil dipadamkan. Jalan Raya Serang-Pandeglang sempat ditutup saat proses pemadaman.
Petugas masih berjibaku menjinakkan si jago merah, mobil pemadam kebakaran lalu-lalang bergantian memadamkan api.

"Kurang lebih 250 kios terbakar dan Polsek rusak ringan," kata petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Joni Erwangga, Minggu (10/11/2019).
Dugaan sementara, kebakaran akibat korsleting listrik dari salah satu kios di dalam pasar. Api pertama kali muncul di bagian tengah pasar kemudian merembet ke kios lainnya.
"Dugaan sementara akibat korsleting listrik," ucapnya.
Untuk menjinakkan api, petugas mengerahkan sekitar lima unit mobil pemadam.(MRI/RGI)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews