Connect With Us

Logo Kota Tangsel Rumah Adat Betawi

| Senin, 27 September 2010 | 16:04

Logo Kota Tangsel (tangerangnews / deddy)

TANGERANGNEWS-Setelah melalui berbagai macam kekisruhan dalam menentukan logo, hari ini secara resmi DPRD Tangsel memperkenalkan lambang Kota Tangsel. Lambang tersebut bergambar utama rumah adat betawi (blandongan), simbol buku serta terdapat padi dan kapas. Sedangkan pada pita-nya terdapat tulisan moto ‘Cerdas Modern Religius’ dengan warna dasar biru.

“Logo ini adalah hasil dari sayembara yang sejak Januari 2009 lalu digelar. Hari ini secara sah diperkenalkan melalui rapat paripurna yang kini sudah diperdakan. Namun, belum diberi nomor perdanya,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Ruhamabein, hari ini.

Ruhama mengatakan, selain logo hari jadi kota Tangsel pun telah diperdakan. Dirinya menyatakan, hari jadi Kota Tangsel sesuai dengan keluar-nya UU No.51 tahun 2008 tentang pemekaran Kota Tangsel, yakni 26 November 2008. “Jadi ada kesepakatan bahwa hari jadinya tanggal 26 November 2008,” katanya.

Penyeleksian logo Tangsel ini sudah dilakukan dengan membentuk panitia seleksi dengan syarat-syarat yang telah ditentukan panitia seleksi. Misalnya, harus ada lambing apa saja dan tulisan apa.

“Saya lupa siapa yang menang sayembara, yang jelas menurut wali kota ada sekitar 130 peserta yang ikut dalam sayembara ini. Saya mengakui, tidak semua mungkin bisa menerima atau sependapat. Yang terpenting semua sudah termaktub,” katanya.

Dengan adanya logo tersebut, kini Kota Tangsel telah memiliki identitas sebagai daerah. Karena, kata dia, berdasarkan peraturan pemerintah setiap daerah harus memiliki identitas masing-masing.  Perlu diketahui, kata dia, jumlah penduduk di Kota Tangsel mencapai 1,3 juta sedangkan luasnya mencapai 147,9 kilometer persegi.

Pejabat Walikota Tangsel, Eutik Suarta mengaku lega dan senang dengan telah disahkan lambang daerah ini. Logo daerah hendaknya bukan sekedar penghias sebuah simbol pemerintahan. Tetapi merupkan sebuah atribut yang terus akan dipertahankan. Karena itu, sambung Eutik, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan ide sehingga simbol logo daerah bisa selesai.
 
 Lebih lanjut, ia mengatakan, logo dan moto ‘Cerdas, Modern Religius’ ini mengandung makna cerdas artinya inovasi dan kreatif, modern artinya tidak ketinggalan zaman dan religius artinya adanya nilai-nilai agama di dalamnya.

 “Jadi Kota Tangsel akan terus membangun dan didasari oleh nilai-nilai agama,” katanya. 
Disinggung tentang penggunaan atribut untuk PNS, dia mengatakan, secepatnya Pemkot Tangsel akan membuat atribut logo tersebut untuk pegawainya. (dira/deddy)

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp141,61 Miliar untuk THR ASN

Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp141,61 Miliar untuk THR ASN

Selasa, 10 Maret 2026 | 21:51

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiapkan tunjangan hari raya (THR) sebesar Rp141,61 miliar untuk aparatus sipil negara (ASN) di wilayahnya.

NASIONAL
Parkir Liar Bikin UMKM Mati, Pengamat Desak Pemerintah Turun Tangan

Parkir Liar Bikin UMKM Mati, Pengamat Desak Pemerintah Turun Tangan

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:02

Fenomena parkir liar di kawasan perkotaan dan pusat perbelanjaan kini mencapai tahap yang meresahkan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill