Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNNEWS.com-Pemerintah Provinsi Banten mengkonfirmasi adanya temuan kasus virus corona varian baru asal India, salah satunya teridentifikasi ditemukan di wilayah Tangerang Selatan.
Hal demikian dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji saat dikonfirmasi awak media, Kamis (6/5/2021).
Menurutnya, untuk di wilayah Tangsel, terdapat dua kasus penularan virus corona varian baru asal India.
"B.1.6.1.7 strain India (2 kasus), warga Perum Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangsel," tuturnya.
Sementara itu, untuk kasus lainnya terdapat di wilayah Kabupaten Tangerang.
"(Infeksi) B.1.1.7 strain UK (1 kasus), alamat Kampung Klutuk, Mekar Baru, Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Atas hal itu, ketiganya kini pun tengah menjalani masa perawatan intensif dengan pengawasan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19.
Ati mengatakan, pihaknya kini juga telah melakukan pelacakan kasus dengan memeriksa seluruh orang yang pernah kontak erat dengan ketiga pasien tersebut.
"Sudah dilakukan follow tracing pada kontak erat terkait dua strain tersebut. Untuk memastikan penularan lebih lanjut dengan pengambilan sampel kontak," pungkasnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPET KINGDOM kembali menggelar program CARE FOR PAW bertema “Kebaikan untuk Anabul” pada September hingga November 2026.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews