Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNNEWS.com-Pemerintah Provinsi Banten mengkonfirmasi adanya temuan kasus virus corona varian baru asal India, salah satunya teridentifikasi ditemukan di wilayah Tangerang Selatan.
Hal demikian dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji saat dikonfirmasi awak media, Kamis (6/5/2021).
Menurutnya, untuk di wilayah Tangsel, terdapat dua kasus penularan virus corona varian baru asal India.
"B.1.6.1.7 strain India (2 kasus), warga Perum Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangsel," tuturnya.
Sementara itu, untuk kasus lainnya terdapat di wilayah Kabupaten Tangerang.
"(Infeksi) B.1.1.7 strain UK (1 kasus), alamat Kampung Klutuk, Mekar Baru, Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Atas hal itu, ketiganya kini pun tengah menjalani masa perawatan intensif dengan pengawasan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19.
Ati mengatakan, pihaknya kini juga telah melakukan pelacakan kasus dengan memeriksa seluruh orang yang pernah kontak erat dengan ketiga pasien tersebut.
"Sudah dilakukan follow tracing pada kontak erat terkait dua strain tersebut. Untuk memastikan penularan lebih lanjut dengan pengambilan sampel kontak," pungkasnya.
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews