Connect With Us

Dipanggil 'Engkong' oleh Korban Penganiayaan, Benyamin : Anaknya Lucu, Cerdas 

Rachman Deniansyah | Jumat, 21 Mei 2021 | 21:04

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat berkunjung ke Mapolres Tangerang Selatan terkait seorang bocah yang dianiaya oleh bapak kandungnya sendiri, Jumat (21/5/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyempatkan diri untuk bertemu anak perempuan berusia lima tahun yang telah menjadi korban penganiayaan oleh bapak kandungnya saat berkunjung ke Mapolres Tangerang Selatan, Jumat (21/5/2021). 

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Tangsel tersebut sempat mengajak anak berinisial KB itu untuk bermain. 

Bahkan dalam pertemuannya itu, Benyamin juga memiliki sapaan khusus yang diberikan oleh si anak. Benyamin disapa dengan  'Engkong'.

"Dia manggilnya saya 'Engkong'. Sudah seperti cucu saya'," ujar Benyamin di Lobby Mapolres Tangsel. 

"Lucu anaknya. Saya ajak main bola dia bisa bahasa Inggris.  Cerdas anaknya, anaknya ceria," imbuhnya. 

Menurutnya saat ini, KB telah mendapatkan perawatan yang cukup baik oleh jajaran Kepolisian. 

"Anaknya gemuk, karena diasuh oleh polwan. Dari interaksinya seperti tidak ada trauma mendalam. Tidak takut rupanya anak ini cukup berani," tutur Benyamin. 

Atas kejadian itu, Benyamin menyatakan,  Pemkot Tangsel akan memberikan fasilitas bagi sang anak. Terutama dalam hal trauma healing. 

"Selain itu ke depannya, kami akan aktivasi satgas P2TP2A tingkat RT RW dan kolaborasi dengan jajaran lain untuk meningkatkan, kalau ada kejadian ini segera dilaporkan," kata Benyamin. 

Menurutnya, dalam hal ini yang menjadi evaluasi adalah faktor pengawasan. 

"Pengawasan dan setelah ini harus ada partisipasi dari lingkungan untuk menjaga, serta peningkatan kapasitas lingkungan," pungkasnya. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Adaptasi Konsep Alun-alun Sempur Bogor

Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Adaptasi Konsep Alun-alun Sempur Bogor

Senin, 12 Januari 2026 | 20:25

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan kembali merevitalisasi Alun-alun Ahmad Yani yanh ditargetkan rampung pada 2026.

BANTEN
Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Senin, 12 Januari 2026 | 21:50

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill