Connect With Us

Begini Kondisi Anak Korban Penganiayaan di Tangsel Menurut Komnas PA 

Rachman Deniansyah | Jumat, 21 Mei 2021 | 16:50

Ketua Umum Komisi Perlindungan Nasional Anak (Komnas Anak) Indonesia Arist Merdeka Sirait. (TangerangNews.com/2018 / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Para aktivis Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) berkunjung ke Mapolres Tangerang Selatan, Jumat (21/5/2021). Kedatangannya, bertujuan meninjau kondisi terkini anak berusia lima tahun yang menjadi korban penganiayaan bapak kandungnya di wilayah Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan. 

Dalam kunjungannya itu, Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait sengaja menyempatkan dirinya, untuk bertemu dan melihat kondisi terkini korban. 

"Jadi kami tadi itu berkesempatan untuk bertemu dengan korban. Kami lihat (kondisi korban) baik-baik saja secara fisik," ujar Arist.

Namun, kata Arist, perlu dipastikan lebih dalam terkait kondisi korban, terutama dari sisi mentalnya. 

Pasalnya, aksi penganiayaan yang dialami korban dilakukan oleh orang terdekatnya, yang tak lain adalah ayah kandungnya berinisial WH, 35.

"Secara mental perlu ada assesment apa yang perlu diintervensi terhadap korban. Apakah nanti dikembalikan kepada keluarganya atau dititipkan kepada negara," tuturnya. 

Untuk itu selain mengawal proses hukum, Arist mengatakan bahwa pihaknya juga akan melakukan pendekatan dan berkoordinasi dengan pihak Kementerian. 

"Bahwa ini mau ditempatkan kemana, karena paling tidak oang tuanya, si pelaku ini akan melakukan proses hukum. Lalu dia akan tinggal sendiri dan sebagainya. Langkah yang kita ambil adalah assesmnet kepada korban. Apakah dia perlu diterapi, di mana dan sebagainya," pungkasnya. (RED/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Memanas, Perbatasan Tangerang Dijaga Ketat Kepolisian

Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Memanas, Perbatasan Tangerang Dijaga Ketat Kepolisian

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:10

Polresta Tangerang memperketat pengamanan di sejumlah titik perbatasan wilayah hukumnya, guna mengantisipasi dampak aksi unjuk rasa di DPR RI, Jakarta, pada Kamis 27 Agustus 2026 malam.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KOTA TANGERANG
Pasien TBC Resistan Obat Kini Bisa Dirawat di RSH Paru Kota Tangerang, Begini Mekanismenya

Pasien TBC Resistan Obat Kini Bisa Dirawat di RSH Paru Kota Tangerang, Begini Mekanismenya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:24

Kota Tangerang kini memiliki fasilitas Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru. Program yang diinisasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan BAZNAS ini, sebagai upaya penanganan pasien tuberkulosis (TBC), khususnya bagi kasus TBC resistan obat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill