ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Para aktivis Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) berkunjung ke Mapolres Tangerang Selatan, Jumat (21/5/2021). Kedatangannya, bertujuan meninjau kondisi terkini anak berusia lima tahun yang menjadi korban penganiayaan bapak kandungnya di wilayah Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Dalam kunjungannya itu, Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait sengaja menyempatkan dirinya, untuk bertemu dan melihat kondisi terkini korban.
"Jadi kami tadi itu berkesempatan untuk bertemu dengan korban. Kami lihat (kondisi korban) baik-baik saja secara fisik," ujar Arist.
Namun, kata Arist, perlu dipastikan lebih dalam terkait kondisi korban, terutama dari sisi mentalnya.
Pasalnya, aksi penganiayaan yang dialami korban dilakukan oleh orang terdekatnya, yang tak lain adalah ayah kandungnya berinisial WH, 35.
"Secara mental perlu ada assesment apa yang perlu diintervensi terhadap korban. Apakah nanti dikembalikan kepada keluarganya atau dititipkan kepada negara," tuturnya.
Untuk itu selain mengawal proses hukum, Arist mengatakan bahwa pihaknya juga akan melakukan pendekatan dan berkoordinasi dengan pihak Kementerian.
"Bahwa ini mau ditempatkan kemana, karena paling tidak oang tuanya, si pelaku ini akan melakukan proses hukum. Lalu dia akan tinggal sendiri dan sebagainya. Langkah yang kita ambil adalah assesmnet kepada korban. Apakah dia perlu diterapi, di mana dan sebagainya," pungkasnya. (RED/RAC)
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews