Connect With Us

Guyuran Hujan Deras Sebabkan Kawasan Perumahan Reni Pamulang Banjir

Rachman Deniansyah | Jumat, 21 Mei 2021 | 23:43

Tampak banjir yang terjadi di kawasan Perumahan Reni Jaya, Pamulang, Tangsel, Jumat (21/5/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Guyuran hujan deras yang mengguyur sejak sore hari, menyebabkan sejumlah titik di wilayah Tangerang Selatan dilanda banjir. 

Salah satunya, seperti yang terjadi di kawasan Perumahan Reni Jaya, Pamulang, Tangsel, Jumat (21/5/2021). 

Warga sekitar, Abiman, 23 menuturkan bahwa banjir terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah wilayahnya itu, diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. 

"Tadi karena hujan deras, bang. Waktu sore sekitar pukul 4-an (sore)," kata Abiman saat ditemui di lokasi. 

Menurut Abiman, air mulai naik ke permukaan ketika aliran sungai yang berada di sisi jalan mulai penuh. 

Akibatnya, air pun meluap hingga merendam beberapa rumah warga yang ada di sekitarnya. 

"Sampai masuk ke gang-gang. Tingginya sih variasi, ada yang sebetis, hingga mencapai sepaha orang dewasa," terangnya. 

Pantauan TangerangNews.com, saat ini rendaman air banjir tersebut mulai berangsur surut. Saat ini, sekitar pukul 23.00 WIB, kedalaman banjir hanya sebatas betis orang dewasa.(DBI/RAC)

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Sarang Walet, Kepiting dan Manggis Asal Banten Diekspor Senilai Rp40,8 Miliar

Sarang Walet, Kepiting dan Manggis Asal Banten Diekspor Senilai Rp40,8 Miliar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:04

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melepas ekspor komoditas unggulan asal Provinsi Banten senilai Rp40,8 miliar melalui Satuan Pelayanan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat 21 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill