Connect With Us

Kuota CPNS & PPPK di Tangsel Capai 1.973, Formasi Guru Paling Banyak

Rachman Deniansyah | Rabu, 2 Juni 2021 | 11:48

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendapat kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 1.973 formasi. 

Hal demikian dikatakan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi, saat ditemui di Puspemkot Tangsel, Rabu, 2 Juni 2021. 

"Itu formasinya sudah. Jatahnya sebanyak 1.973 (formasi), antara PPPK dan CPNS," ujar Apendi. 

Dari ribuan formasi yang dijatahkan untuk Tangsel itu, mayoritas dikhususkan untuk posisi guru. 

"PPPK sebanyak 1.754 kalau tidak salah, (khusus) untuk guru. Karena guru yang diperlukan. Alhamdulillah terima kasih untuk Pemerintah Pusat, untuk guru kita (dapat) hampir 1.700 lebih," ujarnya. 

Selain untuk guru, pihaknya juga mendapatkan jatah untuk calon pegawai di formasi lain, seperti bidang kesehatan dan teknis. 

"Kan ada CPNS, ada juga PPPK, baik untuk kesehatan, atau untuk di (bidang) teknis. Kurang lebih PPPK untuk (bidang) kesehatan itu ada 60-an. Ya, minta doanya saja mudah-mudahan lancar semuanya," imbuhnya.

Untuk saat ini, pihaknya masih menunggu arahan pusat terkait pelaksanaan penerimaannya. Namun secara persiapan teknisnya, ia menyatakan Pemkot Tangsel telah siap. 

"Tinggal nunggu saja surat dari Pemerintah Pusat, ya nanti kita sampaikan ke teman-teman kapan pelaksanaan PPPK dan CPNS-nya. CAT juga siap," pungkasnya. (RAZ/RAC)

HIBURAN
Richard Lee Ditahan di Lapas Tangerang, Kasus Dugaan Skincare Ilegal Segera Disidangkan

Richard Lee Ditahan di Lapas Tangerang, Kasus Dugaan Skincare Ilegal Segera Disidangkan

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:56

Dokter kecantikan sekaligus influencer, Richard Lee, resmi menjalani penahanan di Lapas Tangerang Kota setelah berkas perkara yang menjeratnya dinyatakan lengkap atau P21.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill