Connect With Us

Main Hujan-hujanan, Bocah 10 Tahun Tewas Terseret Arus di Saluran Air Cireundeu Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 10 Juni 2021 | 19:55

Tangkapan layar seorang bocah berinisial AA terkait terseret arus saluran air saat di evakuasi di kawasan Jalan Kampung Gunung Indah 4 RT 04 RW 01, Cireundeu, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis, 10 Juni 2021. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sungguh nahas, nyawa bocah berinisial AA tak berhasil diselamatkan usai dirinya terseret arus saluran air di kawasan Jalan Kampung Gunung Indah 4 RT 04 RW 01, Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Kamis, 10 Juni 2021.

Relawan tim penyelamat Wahana Muda Indonesia, Wildan menuturkan, korban yang masih 10 tahun itu terseret arus saat hendak mengambil sandalnya yang hanyut. 

"Jadi ya anak ini sedang main hujan-hujanan. Dan sandalnya hanyut  terbawa air. Terus saat dia mau ngambil, tetapi korban terbawa arus," kata Wildan di sekitar lokasi. 

Warga di kawasan Jalan Kampung Gunung Indah 4 RT 04 RW 01, Cireundeu, Ciputat saat mencoba mencari bocah yang terseret arus saluran air, Tangerang Selatan, Kamis, 10 Juni 2021.

Sebelum mampu meraih sandalnya itu, korban justru ikut terseret arus yang cukup deras.

Tubuh kecilnya itu, terseret hingga masuk ke dalam gorong-gorong atau saluran air yang hanya berukuran lebar sekitar 70 sentimeter. 

"Korban langsung masuk gorong-gorong. Estimasi titik ketemunya itu sekitar 100 sampai 200 meteran dari titik nol (lokasi pertama kali hanyut)," ujar Wildan. 

	Saluran air.

Wildan mengatakan, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi yang mencemaskan. Tubuhnya lemas dan dingin akibat terendam air selama lebih dari dua jam. Korban ditemukan, tersangkut di lobang drainase.

Dengan kondisi itu, korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Ciputat. 

"Kondisinya aman, enggak ada luka-luka. Masih ada denyut jantungnya. Langsung dibawa ke Rumah Sakit Hermina (Ciputat). Saat di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia," pungkasnya. 

Pantauan TangerangNewscom sekitar pukul 18.37 WIB, korban telah dibawa ke rumah duka yang tak jauh dari lokasi kejadian. Para pelayat pun mulai terlihat memadati rumah duka korban. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

KOTA TANGERANG
Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Kemarau, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Pintu Air 10 Tangerang Masih Aman

Rabu, 29 Juli 2026 | 19:51

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air dari Sungai Cisadane masih aman hingga beberapa bulan ke depan saat musim kemarau ekstrem.

BISNIS
GIIAS 2026 Dibuka Besok di ICE BSD, Cek Harga Tiket, Akses Jalan dan Titik Parkir

GIIAS 2026 Dibuka Besok di ICE BSD, Cek Harga Tiket, Akses Jalan dan Titik Parkir

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:02

Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kembali hadir di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang, pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill