Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan
Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TANGERANGNEWS.com- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Kota Tangerang Selatan (Tangsel) E Wiwi Martawijaya yang keluar dari gedung Kejaksaan Negeri setempat langsung dikerubungi wartawan, Selasa, 22 Juni 2021.
Dia diduga diperiksa terkait kasus penyelewengan dana hibah KONI 2019.
Namun, dirinya enggan beberapa kali ditanya seputar kasus tersebut. "Malas saya banyak yang goreng-goreng," kata Wiwi. Kendati demikian, awak media masih berusaha memberondong Wiwi dengan sejumlah pertanyaan.
Tiba-tiba saja, Wiwi bertanya kepada rekan-rekan media. "Mana namanya si Yudi babeh. Gua sikat nih sekarang," ujar Wiwi dengan mengepalkan tangannya.
Namun, Wiwi rupanya tak mengenal sang wartawan yang dia tanyakan. Karena Yudi adalah wartawan yang sedari awal sudah berjalan bersamanya persis di samping dirinya. “Saya Pak,” jawab Yudi kepada Wiwi.
Baca Juga :
Lantas Wiwi terkejut, dia langsung mengepalkan tangan dan diduga nyaris memukul Yudi.
Sikap arogan tersebut membuat Yudi juga terkejut. Karena diduga Yudi tidak siap juga menerima reaksi Wiwi.
"Galak amat pak," timpal Yudi. "Emang galak," sahut Wiwi. Namun, Wiwi diduga sadar sedang tersorot kamera, sehingga Wiwi pun merangkul Yudi seraya tersenyum.
Usai insiden itu terjadi, Wiwi dan Yudi pun terlibat perdebatan terkait pemberitaan yang menjadi dianggap Wiwi tanpa mengkonfirmasi.
Hingga tak lama kemudian, Wiwi yang tetap ditanya seputar kasus itu oleh awak media lain tak menggubrisnya seraya meninggalkan awak media dan langsung masuk ke mobil dinasnya. (RED/RAC)
View this post on Instagram
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TODAY TAGPolda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait perkembangan penyidikan kasus kepemilikan dan peredaran narkotika jenis etomidate yang menjerat sejumlah tersangka.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews