Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar
Senin, 6 April 2026 | 12:01
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Kota Tangerang Selatan (Tangsel) E Wiwi Martawijaya yang keluar dari gedung Kejaksaan Negeri setempat langsung dikerubungi wartawan, Selasa, 22 Juni 2021.
Dia diduga diperiksa terkait kasus penyelewengan dana hibah KONI 2019.
Namun, dirinya enggan beberapa kali ditanya seputar kasus tersebut. "Malas saya banyak yang goreng-goreng," kata Wiwi. Kendati demikian, awak media masih berusaha memberondong Wiwi dengan sejumlah pertanyaan.
Tiba-tiba saja, Wiwi bertanya kepada rekan-rekan media. "Mana namanya si Yudi babeh. Gua sikat nih sekarang," ujar Wiwi dengan mengepalkan tangannya.
Namun, Wiwi rupanya tak mengenal sang wartawan yang dia tanyakan. Karena Yudi adalah wartawan yang sedari awal sudah berjalan bersamanya persis di samping dirinya. “Saya Pak,” jawab Yudi kepada Wiwi.
Baca Juga :
Lantas Wiwi terkejut, dia langsung mengepalkan tangan dan diduga nyaris memukul Yudi.
Sikap arogan tersebut membuat Yudi juga terkejut. Karena diduga Yudi tidak siap juga menerima reaksi Wiwi.
"Galak amat pak," timpal Yudi. "Emang galak," sahut Wiwi. Namun, Wiwi diduga sadar sedang tersorot kamera, sehingga Wiwi pun merangkul Yudi seraya tersenyum.
Usai insiden itu terjadi, Wiwi dan Yudi pun terlibat perdebatan terkait pemberitaan yang menjadi dianggap Wiwi tanpa mengkonfirmasi.
Hingga tak lama kemudian, Wiwi yang tetap ditanya seputar kasus itu oleh awak media lain tak menggubrisnya seraya meninggalkan awak media dan langsung masuk ke mobil dinasnya. (RED/RAC)
View this post on Instagram
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews