Connect With Us

Langgar PPKM Darurat, Pelaku Usaha di Tangsel Terkena Denda Ratusan Ribu

Rachman Deniansyah | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:53

Tangkapan layar pelanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di parkiran Malibu, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangerang Selatan pada Kamis, 15 Juli 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah pelanggar yang terjaring dalam serangkaian operasi penegakkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) di parkiran Malibu, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangerang Selatan pada Kamis, 15 Juli 2021.

Sejak pagi hari, terpantau para pelanggar mulai berdatangan secara silih berganti. Dari 20 pelanggar yang dijadwalkan, hanya terdapat belasan orang yang hadir memenuhi pemanggilan sidang. 

"Dari 20 pelanggar, yang datang hari ini ada 12 orang. Dan semua sudah disidangkan 12 pelanggar itu," ujar Sekretaris Satpol PP Kota Tangsel Oki Rudianto. 

Sementara itu, delapan orang lainnya mangkir dari pemanggilan sidang tipiring tersebut.  "Yang delapan pelanggar lain akan kita sidangkan pada hari Senin. Karena kita punya jadwal hari Senin dan Kamis. Senin mendatang rencananya di Kecamatan Pamulang" katanya. 

Jika mereka tetap tidak datang, kejaksaan bisa mengambil sikap seperti menjemput atau memasukkan ke ranah Undang-undang kekarantinaan atau UU kesehatan. 

Oki memaparkan, mayoritas pelanggar yang disidangkan merupakan para pelaku usaha yang abai terhadap peraturan PPKM Darurat .

"Contohnya seperti aturan bahwa kuliner hanya melayani take away tidak boleh dine-in. Tapi mereka melayani makan di tempat," paparnya.

Terdapat pula pelanggar yang kedapatan tak patuh terhadap jam operasional yang dibolehkan. Kemudian ada juga yang beroperasi melewati batas waktu yang sudah ditentukan pukul 20.00 WIB.

“Atau yang masih melakukan kegiatan padahal itu tidak termasuk yang esensial dan kritikal," katanya. 

Belasan pelanggar tersebut memilih sanksi berupa pembayaran denda. Jika tidak, mereka harus menggantinya dengan hukuman penjara selama tiga hari.

"Terkumpul Rp6,9 juta, dan sudah dieksekusi oleh pihak Kejaksaan dan akan disetorkan ke kas daerah maupun kas negara," terangnya.

Sementara itu, salah satu pelanggar yang merupakan pemilik gerai pijat refleksi, Mismin mengatakan, dirinya cukup terkejut ketika menjalani persidangan tersebut.  "Gara-gara saya buka, padahal tidak ada pelanggan karena sedang sepi," katanya.

Atas pelanggaran itu, Kartu Tanda Penduduk miliknya pun harus disita petugas dan harus ditebus saat persidangan itu.  "Denda Rp500 ribu. Kalau enggak denda kita kena kurungan (penjara) tiga hari. Awalnya Rp5 juta. Kita keadaan lagi gini, kena denda gitu," tandasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

HIBURAN
BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:26

Fame Hotel Gading Serpong menawarkan paket staycation untuk menyambut Tahun Baru 2027 dengan harga mulai Rp899.999.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill