Connect With Us

Didepan Istri, Suami Jadi Korban Pengeroyokan Pria Mabuk di Jombang 

Rachman Deniansyah | Rabu, 21 Juli 2021 | 18:16

Ilustrasi pengeroyokan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Nasib nahas menimpa pria berinisial DN yang tinggal di salah satu kontrakan di wilayah Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. 

Melalui akun facebook pribadinya, ia mengaku telah menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami sejumlah luka dan lebam di tubuhnya. Pengakuan itu ia posting pada Selasa, 20 Juli 2021.

DN yang merupakan warga pendatang itu, dikeroyok oleh sekumpulan orang berjumlah sekitar empat orang. 

Keempatnya, diduga sedang dalam pengaruh minuman beralkohol. 

Kejadian bermula ketika dirinya menghampiri sang istri di depan kontrakan tempatnya tinggal. Ketika itu ia melihat terdapat sekumpulan orang yang diduga sedang menenggak minuman keras. 

 

Saat itu, ia sempat melontarkan sebuah pertanyaan. Namun entah kenapa, pertanyaan itu justru membuat keempat terduga pelaku naik pitam. DN dan istri pun langsung dihampiri.

Tanpa basa-basi, keempat terduga pelaku tersebut langsung menyerang DN beserta istri dan anaknya. Ia mengaku dipukul, dilempari batu, hingga dicekik sampai tak berdaya. 

Tak tanggung-tanggung, dugaan pengeroyokan itu dialami DN di dalam kontrakannya. Saat kejadian berlangsung, tak ada satupun orang yang berusaha untuk membantunya. 

Lebih parahnya lagi, usai dikeroyok pelaku sempat menggondol telepon genggam milik korban. Sebelum akhirnya kabur melarikan diri. 

Atas insiden yang dialaminya itu, DN pun melapor ke pihak berwajib. 

 

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur AKP Hitler Napitupulu membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar, malam takbiran itu kejadiannya," kata Hitler saat dihubungi awak media, Rabu, 21 Juli 2021. 

Menurut Hitler, atas kejadian itu korban mengalami sejumlah luka lebam. 

"Hanya luka lebam saja. Korban baru laporan tanggal 21 (hari ini). Masih  diperiksa," pungkasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill