Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Nasib nahas menimpa pria berinisial DN yang tinggal di salah satu kontrakan di wilayah Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan.
Melalui akun facebook pribadinya, ia mengaku telah menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami sejumlah luka dan lebam di tubuhnya. Pengakuan itu ia posting pada Selasa, 20 Juli 2021.
DN yang merupakan warga pendatang itu, dikeroyok oleh sekumpulan orang berjumlah sekitar empat orang.
Keempatnya, diduga sedang dalam pengaruh minuman beralkohol.
Kejadian bermula ketika dirinya menghampiri sang istri di depan kontrakan tempatnya tinggal. Ketika itu ia melihat terdapat sekumpulan orang yang diduga sedang menenggak minuman keras.
Saat itu, ia sempat melontarkan sebuah pertanyaan. Namun entah kenapa, pertanyaan itu justru membuat keempat terduga pelaku naik pitam. DN dan istri pun langsung dihampiri.
Tanpa basa-basi, keempat terduga pelaku tersebut langsung menyerang DN beserta istri dan anaknya. Ia mengaku dipukul, dilempari batu, hingga dicekik sampai tak berdaya.
Tak tanggung-tanggung, dugaan pengeroyokan itu dialami DN di dalam kontrakannya. Saat kejadian berlangsung, tak ada satupun orang yang berusaha untuk membantunya.
Lebih parahnya lagi, usai dikeroyok pelaku sempat menggondol telepon genggam milik korban. Sebelum akhirnya kabur melarikan diri.
Atas insiden yang dialaminya itu, DN pun melapor ke pihak berwajib.
Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur AKP Hitler Napitupulu membenarkan kejadian tersebut.
"Iya benar, malam takbiran itu kejadiannya," kata Hitler saat dihubungi awak media, Rabu, 21 Juli 2021.
Menurut Hitler, atas kejadian itu korban mengalami sejumlah luka lebam.
"Hanya luka lebam saja. Korban baru laporan tanggal 21 (hari ini). Masih diperiksa," pungkasnya.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGPesatnya perkembangan teknologi dan segala hal yang mulai beralih ke digital, memberikan tantangan tersendiri bagi pekerjaan Human Resource (HR), yang tentunya menjadi semakin kompleks.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews