Connect With Us

Surga Bagi Pecinta Skuter Klasik, Vespa Pvlen Hadir di Pamulang

Rachman Deniansyah | Minggu, 12 September 2021 | 17:03

Skuter Klasik jenis Vespa Pvlen. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Meski usianya sudah tua, skuter asal Italia tetap saja menjadi primadona. Keberadaannya pun kini tersebar, seiring dengan animo pecinta vespa yang semakin menjamur di Indonesia. 

Bukan hanya digemari oleh orang tua saja. Pecinta skuter klasik ini kini juga merambat ke semua kalangan, termasuk para kaula muda. 

Skuter Klasik jenis Vespa Pvlen.

Seiring dengan animo yang begitu besar tersebut, menjamur pula berbagai bengkel yang turut bermunculan. 

Seperti salah satunya bengkel yang terletak di Jalan Siliwangi, tepatnya di Komplek Pertokoan Pamulang Permai, Pamulang, Tangerang Selatan. 

Skuter Klasik jenis Vespa Pvlen.

Dinamakan Vespa Pvlen, bengkel tersebut mengusung konsep one stop shopping (belanja satu atap) bagi konsumennya. Seluruh keperluan dan kebutuhan bisa didapati di bengkel tersebut. 

Dengan seluruh fasilitas dan pelayanannya, bengkel Vespa Pvlen ini pun seolah dapat menjadi surga bagi para pecinta skuter klasik di seluruh Indonesia. 

	Skuter Klasik jenis Vespa Pvlen.

"Bila konsumen mau servis kita bisa, mau restorasi juga ada. Kemudian mau poles, coating kita juga bisa. Jadi one stop shooping, semua ada di Pvlen," ujar salah satu pemilik bengkel Vespa Pvlen, Adnan Agung Renwarin pada Minggu, 12 September 2021. 

Seluruh fasilitas dan pelayanan yang ditawarkannya itu, kata Adnan, menjadi bagian inovasi dari Vespa Pvlen yang sudah berdiri sejak 2019 silam. 

	Skuter Klasik jenis Vespa Pvlen.

"Awalnya hanya jual beli. Kita beli vespa yang kira-kira pemilik bingung mau betulin mahal, atau bingung mau benerin tapi tidak tahu untuk dapat speparte dimana. Kita betulin sedikit dan kita jual tinggal jalan (dipakai)," tuturnya. 

Seiring berjalan waktu, Adnan beserta lima owner lain berinovasi untuk melebarkan sayapnya dengan membuka satu lokasi untuk menyediakan servis dan perawatan lain. 

Skuter Klasik jenis Vespa Pvlen.

Sementara itu, Adnan menyebut bahwa Pvlen juga menawarkan paket-paket perawatan untuk semua jenis vespa, mulai dari smalframe, largefram, hingga widefram. 

Sebagai perayaan kehadiran bengkel baru, Pvlen pun menyediakan harga restorasi untuk tiga jenis vespa bervariatif. Harga promo itu berlaku sampai dengan akhir September 2021

"Untuk restorasi vespa smalframe itu harganya Rp3,5 juta, largeframe Rp3,8 juta, dan wideframe itu Rp4 juta untuk promo kita sampai akhir September 2021," papar Adnan. 

Skuter Klasik jenis Vespa Pvlen.

Bukan hanya promo, bengkel Vespa Pvlen juga memberikan garansi bagi para pecinta vespa yang melakukan restorasi dengan memberikan gratis mencuci hingga poles dalam kurun waktu satu tahun. 

"Jadi pemilik vespa itu bisa mencuci atau mau poles bodi motor setiap hari di sini sampai setahun juga boleh. Kita masukan katagori member di sini," ujarnya.

Dengan keberadaan bengkel ini, Adnan berharap agar animo pecinta skuter klasik ini dapat terus berkembang, dan keberadaannya pun tetap ada. 

"Agar vespa yang telah menjadi ikon di Indonesia tidak punah. Saling tegur sapa, karena satu vespa sejuta saudara," pungkasnya.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill