Connect With Us

Menumbuhkan Cinta Lingkungan ke Anak Usia Dini dengan Bercocok Tanam

Tim TangerangNews.com | Rabu, 3 November 2021 | 18:39

Kelompok PmKM Universitas Pamulang, Prodi Akuntansi bercocok tanam bersama anak-anak sebagai simbol pengabdian kepada masyarakat. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.COM-Perilaku masyarakat modern terhadap kelestarian dan kelangsungan lingkungan hidup sudah menunjukkan level yang mengkhawatirkan. 

Dengan beragam dalih pemenuhan kebutuhan hidup atau bahkan sekadar iseng dan tidak sengaja atau spontanitas, masyarakat modern secara umum bisa dikata abai terhadap lingkungan hidupnya sendiri.

Agar lingkungan yang sudah semakin terpuruk ini tidak menjadi musnah, maka sebagai orang tua, guru, dan orang dewasa, semuanya berkewajiban untuk menjaga lingkungan ini supaya anak cucu nanti masih bisa melihat langit biru yang cerah dan hamparan hijau hutan yang indah. 

Kelompok PmKM Universitas Pamulang, Prodi Akuntansi memberi arahan terhadap anak-anak untuk bercocok tanam sebagai simbol pengabdian kepada masyarakat.

Untuk itu salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan menanamkan sikap cinta lingkungan kepada anak sejak dini. Kenapa anak-anak? Karena mereka seperti kertas putih yang kosong dan tidak berisi. Jika sejak kecil mereka sudah diajari hal-hal yang baik, ketika tumbuh dewasa anak akan menjadi seseorang yang bermanfaat. 

Berangkat dari persoalan kepedulian lingkungan hidup tersebut, kegiatan menumbuhkan cinta lingkungan ke anak-anak usia dini dengan bercocok tanam dilakukan oleh Kelompok PmKM Universitas Pamulang, Prodi Akuntansi pada Senin, 25 Oktober 2021. 

Kegiatan yang mengikutsertakan 20 orang anak-anak ini mendapat bimbingan dari Ratih Qadarti Anjilni selaku pembimbing PmKM dan disambut baik oleh Dana Idham Saputra selaku ketua sekaligus pengurus taman baca kebun. Ketua Kelompok PmKM Oktri Laldi dan dosen pembimbing memberikan sambutan saat pembukaan kegiatan. 

Kelompok PmKM Universitas Pamulang, Prodi Akuntansi berswa foto bersama anak-anak selepas bercocok tanam sebagai simbol pengabdian kepada masyarakat.

Ketiga anggota PmKM yaitu Ayu Lestari, Ila Kadim, dan Rita menekankan betapa pentingnya memulai mencintai bercocok tanam dimulai usia dini, serta mengajarkan anak-anak cara merawat dan menjaga tanaman yang baik dan benar. 

“Di antaranya mengajak adik-adik memanfaatkan barang bekas yaitu botol sebagai media tanam/vas, kemudian mengajarkan langkah-langkah penanaman dari volume penggunaan tanah dan kompos, serta cara merawat bibit tanaman hingga tumbuh dewasa,” jelas para anggota PmKM.

Diharapkan setelah pelaksanaan PmKM ini dapat menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan kepada anak-anak usia dini tersebut. Selain itu, kalangan mahasiswa melalui kegiatan edukasi dalam bercocok tanam diharapkan menjadi generasi muda yang memiliki nilai positif terhadap lingkungan sekitarnya.

Sementara itu pada akhir kegiatan ini dilakukan pemberian hadiah dengan cara mengadakan sesi tanya jawab untuk mengasah ingatan anak-anak usia dini tentang materi yang disampaikan sebelumnya. Adapun para peserta terlihat sangat antusias mendapat ilmu dalam bercocok tanam ini.

NASIONAL
Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Sindikat Pencuri Modus Geser Tas Diringkus Polisi, Incar Pengunjung di Berbagai Mal Termasuk Tangerang

Senin, 5 Oktober 2026 | 17:48

Sindikat pencurian spesialis modus geser tas yang beraksi di pusat perbelanjaan dibongkar polisi. Empat orang terduga pelaku dibekuk setelah Tim gabungan Polres Metro Bekasi dan Satresmob Bareskrim Polri memburu mereka.

KOTA TANGERANG
Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:13

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill