Connect With Us

Tangsel Bakal Punya Kampung Wisata, Ini Lokasinya

Rachman Deniansyah | Kamis, 11 November 2021 | 17:25

Taman hidroponik di lingkungan RW 04 Kelurahan Pakualam, Serpong Utara, Tangsel. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berencana menyulap satu kawasan di Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong, menjadi destinasi kampung wisata di wilayah termuda se-Banten ini.

Lurah Pakualam, Wandi Susanto menerangkan, terdapat dua lingkungan Rukun Warga (RW) yang rencanakan akan dijadikan kampung wisata, yakni RW 04 dan RW 12.

Namun dari keduanya, RW 04 yang akan lebih dulu dipersiapkan untuk menjadi destinasi wisata di wilayahnya. 

"Untuk perencanaan kampung wisata kebetulan kita launching-nya di RW 04. Sebetulnya ada dua wilayah yang kita kembangkan, di RW 04 dan RW 12 fokusnya kampung wisata. Kita lihat dari animo masyarakat lebih bagus di RW 04," ujar Wandi kepada awak media, Kamis, 11 November 2021.

Pemilihan lokasi tersebut, disesuaikan oleh sejumlah faktor. Pertama, yakni karena masyarakat yang memang mau bekerja untuk membangun wilayahnya. Serta, memiliki semangat yang tinggi. 

 

"Makanya di sana (RW 04) hidroponik sudah ada, restoran sudah ada, termasuk taman sampah. Kemudian di situ juga ada Kampung Tangguh," tutur Wandi. 

Untuk persiapan program kampung wisata, Wandi menyebut kini pihaknya tinggal mengembangkan sejumlah fasilitas yang ada. 

Ia mengungkapkan, masih ada sejumlah hal yang masih harus diperbaiki. Seperti halnya, penginapan, serta pertanian yang belum maksimal. 

"Ya kalau pertanian kan tinggal sedikit lagi tuh, termasuk juga akan kavling-kavling untuk usaha kecil-kecilan UMKM," ucapnya. 

Kampung wisata yang akan didirikan di wilayahnya itu, nantinya akan memiliki sejumlah hal yang menarik di dalamnya. 

Ia akan menyulapnya hingga wilayah tersebut terlihat menarik. Kampung wisata tersebut direncanakan memiliki luas hingga 1.000 meter persegi. 

"Lalu program kita untuk taman, seperti bikin lingkar besi tuh termasuk ada lampu-lampu hias, tapi berhubung kemarin kita terbentur COVID-19 jadi tersendat. Nanti juga disitu ada spot-spot foto," pungkasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill