Connect With Us

PPKM Masih Level 2, Pemkot Tangsel Belum Izinkan Konser Musik

Rachman Deniansyah | Selasa, 16 November 2021 | 15:22

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan hingga saat ini masih belum mengizinkan pagelaran konser musik berkapasitas besar untuk digelar. 

Faktornya, yakni karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di kota termuda se-Banten ini masih berstatus level 2. 

Tangsel tertinggal selangkah dari DKI Jakarta yang kini telah memasuki level 1 dan sudah melakukan uji coba terhadap pagelaran konser. 

"Mungkin pertunjukan konser yang mungkin besar, sekarang belum (diizinkan). Sekarang masih dalam ukuran yang kemarin (seperti PPKM sebelumnya)," terang Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat dijumpai di kantornya, Selasa 16 November 2021. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Tangsel Heru Agus Santoso menambahkan, saat ini yang sudah diizinkan baru sebatas acara dengan kapasitas terbatas. 

Namun untuk konser, rasanya belum dapat digelar. Mengingat membutuhkan kapasitas yang lebih besar.

"Seperti event-event gitu, acara seni pertunjukkan dan pameran itu. Kalau konser kita masih menunggu, karena prokesnya panjang banget, mulai dari pra-event, event, post-event, segala macamnya," ujar Heru saat dijumpai di Pemkot Tangsel.

Heru memperjelas, kegiatan keramaian yang dibolehkan hanyalah acara dengan skala kecil.

"Batasan pengunjungnya pun hanya 50 persen. Tapi tetap harus mendapat rekomendasi dari Satgas Kecamatan sama dari Kepolisian. (Skala kecil) Kalau kita sih sekitar 50-200 pengunjung per sesi," tandasnya.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Tegas, Sachrudin Minta Jajaran Pemkot Tangerang Jangan Tunggu Viral Baru Gerak Atasi Keluhan Warga

Tegas, Sachrudin Minta Jajaran Pemkot Tangerang Jangan Tunggu Viral Baru Gerak Atasi Keluhan Warga

Kamis, 12 Februari 2026 | 11:17

Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta jajaran aparatur Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang agar mempercepat respons terhadap persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill