Connect With Us

Volume Sampah di Tangsel Ditargetkan Berkurang 190 Ton per Hari

Rachman Deniansyah | Jumat, 19 November 2021 | 20:43

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Drs. Toto Sudarto, MSi saat mengunjungi TPA Cipeucang, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan kini tengah berupaya untuk mengurangi volume sampah. Mengingat, tingkat produksi sampah di wilayah penyangga Ibu Kota ini yang cukup tinggi. 

Kepala DLH Kota Tangsel Toto Sudarto menuturkan, saat ini setiap harinya Tangsel memproduksi sampah hingga 800 ton per hari. 

Dengan demikian persoalan sampah itu harus menjadi perhatian dan segera mendapat penanganan. Salah satunya, yakni dengan target pengurangan sampah tersebut. 

Menurutnya, program itu telah sesuai dengan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) tentang pengelolaan sampah. Dalam tahun ini, Toto menargetkan penurunan sampah itu mampu dicapai hingga 24 persen, atau setara dengan 190 ton setiap harinya. 

"Saat ini kita baru dapat mengurangi sekitar 139 ton per hari. Ada kekurangan sekitar 51 ton per hari. Hal inilah yang harus dikejar agar sampah yang berakhir di TPA Cipeucang tidak semakin banyak," ujar Toto kepada awak media, Jumat, 19 November 2021.

Ia mengatakan, target itu pun akan mudah tercapai dengan adanya bantuan dari masyarakat. Misalnya dengan mengaktifkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui bank sampah.

Secara menyeluruh, Kota Tangsel kini memiliki sebanyak 328 bank sampah. Keberadaannya selama ini sangat membantu penanganan sampah di Kota Tangsel.

"Misalnya bank sampah yang berada di Kecamatan Pondok Aren itu ada sebanyak 38 bank sampah unit. Sampah terkelola di Kecamatan Pondok Aren pada tahun 2021 sebanyak 29,7 Ton," tuturnya.

Toto menuturkan sejak 2013 lalu, sampah yang sudah dikelola di bank sampah se-Tangsel sudah mencapai 3,2 ton. 

Selain membantu dalam hal penanganan, keberadaan bank sampah itu juga mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat. 

"Sejak 2013 sampai 2021, perputaran uangnya sebanyak kurang lebih Rp4 miliar," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Waspada Macet! Rekayasa Lalu Lintas Dampak Perbaikan 4 Ruas Jalan Kota Tangerang Berlangsung 2 Bulan

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota resmi memberlakukan skema rekayasa lalu lintas di empat ruas jalan utama mulai Senin, 10 Agustus 2026.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill