Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com–Dua unit mobil yang sedang berjalan tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang di Jalan Raya Ciater Maruga RT 03 RW 06, Ciater Barat, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu 5 Februari 2022.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan mendapat laporan kejadian tersebut dari warga sekitar pukul 09.50 WIB. "Bahwa ada pohon tumbang di Jalan Raya Ciater yang menimpa dua unit mobil," ujar Kepala Regu Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan Ilham kepada wartawan.
Penyebab pohon tumbang, kata Ilham, adalah angin kencang dan kondisi pohon yang sudah rapuh. "Angin sih, karena memang pohon ambon itu sedikit rapuh, sudah tua juga,” ucap Ilham.
Kejadian pohon tumbang yang menimpa mobil menyebabkan dua orang yang mengalami luka-luka. “Untuk korban yang tertimpa dua orang, satu keluarga. Iya, mobil yang depan. Korban luka sementara ditangani pihak puskesmas,” tutur Ilham.
Ia menyebutkan, satu mobil kondisinya rusak bagian depan, sedangkan satu mobil lainnya tidak mengalami apa-apa. "Untuk satu mobil itu kondisi tidak apa-apa, dia (sopir mobil) keburu ngerem karena dia sudah tahu. Nah, untuk (mobil) posisi depan itu karena dia sudah nggak bisa menghindar, dia tertimpa, hampir 50 persen penyok kapnya," terangnya.
Lebih lanjut Ilham menjelaskan, kejadian ini juga menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan sepanjang 5 kilometer. " (Saat itu di lokasi macet) kurang-lebih (macet sepanjang) hampir 5 kilometer," ujarnya.
Adapun untuk mengatasi masalah pohon tumbang yang menghalangi jalanan, tutur Ilham, ada lima personel damkar yang dikerahkan. Proses evakuasi dilakukan petugas Damkar Tangerang Selatan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Sapol PP Tangsel.
TODAY TAGWarga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews