Connect With Us

Bersihkan Pohon Tumbang, Warga Sukadiri Tangerang Dikagetkan Ular Sanca Tiga Meter

Tim TangerangNews.com | Kamis, 9 Desember 2021 | 09:00

Warga Kampung Begog di Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, menangkap ular sanca kembang. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kampung Begog di Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten, menangkap ular sanca kembang sepanjang sekitar tiga meter yang berkeliaran di sekitar jalan raya.

Usman, 45, warga setempat menuturkan bahwa dia melihat ular sanca kembang itu saat sedang membersihkan batang pohon yang tumbang dari jalan raya pada Selasa malam 7 Desember 2021.

"Lagi bersihkan pohon tumbang, tiba-tiba kaget lihat dedaunan gerak-gerak. Pas dilihat ular sanca kembang," kata Usman di Tangerang, Rabu 8 Desember 2021, dikutip dari Antara.

Usman kemudian meminta bantuan temannya untuk menangkap ular sanca kembang itu menggunakan peralatan yang ada.

"Sekira tiga meteran ularnya. Tadi dibawa sama Sekdes ke Pos Pol PP Kecamatan Sukadiri," ujar Usman.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Sukadiri Hendi Hendrayana mengatakan bahwa ular sanca kembang itu selanjutnya akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Nanti diserahkan ke BKSDA," ucap dia.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

KOTA TANGERANG
Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill