Connect With Us

Puluhan Korban Pohon Tumbang Mengadu ke Pemkot Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 28 Desember 2021 | 17:56

Korban Pohon Tumbang Mengadu ke Pemkot Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Setelah Pemerintah Kota Tangerang menyediakan layanan penggantian biaya kerugian akibat pohon tumbang saat peristiwa hujan angin pekan lalu, puluhan masyarakat langsung membuat aduan.

Berdasarkan catatan Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Pertamanan (Disbudparman) Kota Tangerang, setidaknya ada 45 laporan masyarakat yang telah masuk.

"Sejauh ini sudah ada sembilan orang yang hadir langsung ke posko pengaduan, kalau yang melalui sistem ada 36 laporan yang sudah masuk. Jadi total 45 orang," ujar Kepala Bidang Pertamanan Disbudparman Kota Tangerang, Hendri Pratama Syahputra, Selasa 28 Desember 2021.

Para korban itu mengadukan pohon tumbang yang menimpa aset bergerak maupun aset diam. Disbudparman pun telah memeriksa kelengkapan berkas dan persyaratan untuk laporan tersebut. 

Sementara ini, dari 45 laporan yang sudah menglengkapi berkasnya yakni empat mobil, tujuh motor, satu properti, dan satu barang dagangan.

"Dan kita himbau juga untuk teman-teman yang sudah laporan melalui sistem untuk menyerahkan dokumen lengkap ke kami. Karena kita ada batas waktu dari pihak asuransinya," katanya.

Warga yang melapor melaui sistem diminta agar melengkapi dokumen persyaratan seperti dokumentasi barang yang rusak, atau administrasi kendaraan berupa STNK dan BPKB.

Bukti dokumentasi ini penting untuk pembuktian detail kejadian, sehingga aduan bisa dipertanggung jawabkan.

Sementara Terkait besaran asuransi yang akan diberikan, akan disesuaikan dengan mekanisme kendaraan dengan nilai maksimal Rp25 juta setelah melalui asesmen, sama halnya dengan cidera tubuh.

Namun, bila terdapat korban jiwa minimal Rp50 juta dan limit harian berdasarkan polis Rp300 juta/ kejadian.

"Kalau menurut SOP 14 hari kerja kalau berkas lengkap segera, kalau ribet mereka juga punya rekanan. Kita juga mengimbau kalau korban tidak ingin pusing dan kalau ada bengkel rekanan silahkan langsung masukin," pungkasnya.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill